
Imigrasi Batulicin Periksa Dokumen 20 WNA Asal Tiongkok

VOICEIndonesia.co,Batulicin - Petugas Kantor Imigrasi Kelas II TPI Batulicin Kalimantan Selatan memeriksa dokumen keimigrasian 20 Warga Negara Asing (WNA) asal Tiongkok atau China yang datang untuk bongkar kapal kargo atau muatan barang pada Jumat kemarin.
Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas II TPI Batulicin Muhammad Maryadi mewakili Kepala Imigrasi Kelas II TPI Batulicin I Gusti Bagus M Ibrahim di Batulicin, Sabtu, mengatakan WNA asal Tiongkok itu merapat ke Kabupaten Kotabaru, Kalsel.
"Mereka datang menggunakan MV Golden Trader bendera Hongkong dan tiba di Pelabuhan Tanjung Pemancingan Kotabaru sekitar pukul 05.00 Wita,” kata Maryadi.
Baca Juga : Dirjen Imigrasi Resmikan Kantor di Singaraja Maksimalkan Pelayanan WNA
Dia menjelaskan warga asing tersebut akan melakukan bongkar muat batubara dari Kabupaten Kotabaru untuk dibawa ke luar negeri, kemudian kembali ke China pada Rabu (24/1).
Maryadi mengungkapkan petugas memeriksa dokumen administrasi para WNA itu guna menjaga stabilitas dan kepentingan nasional, kedaulatan negara, keamanan dan ketertiban umum serta kewaspadaan terhadap dampak negatif yang timbul akibat perlintasan orang antar negara.
"Petugas turun langsung melakukan pemeriksaan terhadap WNA asal Tiongkok di atas Kapal MV Golden Trade tersebut, dan semua yang bersangkutan dapat menunjukkan dokumen resmi tentang keimigrasian kepada petugas," ucap Maryadi.
Maryadi menegaskan petugas imigrasi melakukan pengawasan terhadap orang asing tersebut untuk memastikan keberadaannya di Kotabaru sesuai jadwal izin atau tidak.
Baca Juga : Imigrasi Bali Deportasi WNA Asal Mesir
"Kalau mereka melanggar maka akan kami lakukan tindakan sesuai undang-undang keimigrasian," tegas Maryadi.
Sejauh ini, jumlah warga negara asing yang tinggal di Kabupaten Tanah Bumbu mencapai 145 orang dan Kabupaten Kotabaru sebanyak 798 orang.
"Kami Kantor Imigrasi Kelas II TPI Batulicin terus memperkuat pengawasan orang asing yang tinggal dan berkunjung ke Tanah Bumbu dan Kotabaru melalui program Timpora," ujar Maryadi. (*)
Pilihan Redaksi
Pekerja Migran IndonesiaPHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

PHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI
Pekerja Migran Indonesia

DPR Minta KP2MI Tingkatkan Transparansi Informasi Peluang Kerja Luar Negeri
Pekerja Migran Indonesia

DPR RI Minta Pemerintah Perketat Pengawasan Imigrasi di Pintu Keberangkatan PMI
Pekerja Migran Indonesia

Narapidana Lapas Porong Gagal Terima Paket Ekstasi
Daerah

Dugaan TPPO dan Lalainya Negara Terhadap Ruhyani
Lipsus
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



