
Imigrasi Nunukan Hadiri Sosialisasi Penyelundupan Barang Ilegal

VOICEINDONESIA.CO, Nunukan - Kapos Imigrasi Sebatik bersama sejumlah instansi terkait mengikuti kegiatan sosialisasi mengenai bahaya narkoba dan pentingnya peran masyarakat dalam menanggulangi penyelundupan barang ilegal di wilayah perbatasan.
Acara ini berlangsung di Gedung Aztrada 88 dan dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat serta aparat keamanan setempat.
Kegiatan dibuka dengan pembacaan doa dan sambutan dari Danramil Sebatik Tengah, yang kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi tentang bahaya narkoba oleh Kepala Pos BNN Sebatik.
Dalam sambutannya, Kepala Pos BNN Sebatik menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap peningkatan jumlah penyelundupan narkoba di wilayah perbatasan yang terjadi sepanjang tahun 2024.
Baca Juga: Simak Syarat dan Kisaran Gaji di Singapura
"Jumlah penindakan dan pengungkapan narkoba yang berhasil dilakukan di perbatasan memang menggembirakan, namun di sisi lain ini menunjukkan adanya peningkatan minat dan upaya penyelundupan narkoba ke wilayah ini. Jalur-jalur ilegal yang banyak terdapat di sepanjang garis perbatasan, serta perbedaan harga jual narkoba di Indonesia yang cukup tinggi, menjadi faktor pemicu utama," ujar Kepala Pos BNN Sebatik, dikutip, Selasa, (24/12/2024).
Selain itu, dalam sesi sosialisasi tersebut, dijelaskan berbagai jenis narkoba, ciri-ciri penggunaan, serta dampak buruk dari penyalahgunaan narkoba.
Dampaknya tidak hanya pada kerusakan fisik dan organ tubuh, tetapi juga dapat menyebabkan perubahan perilaku, potensi kriminalitas, bahkan kematian.
Baca Juga: Tiba dari Mesir, Prabowo Lakukan Rapat Terbatas
Jodhi Erlangga, Kasi Tikim Kantor Imigrasi Kelas II TPI Nunukan, menyampaikan harapannya setelah kegiatan ini.
"Kami berharap melalui sosialisasi ini, masyarakat semakin teredukasi dan lebih peduli terhadap bahaya narkoba. Selain itu, kami mendorong masyarakat untuk aktif membantu aparat penegak hukum dengan melaporkan segala dugaan penyalahgunaan narkoba kepada petugas keamanan terdekat atau Pos BNN," ungkap Jodhi Erlangga.
Pilihan Redaksi
Pekerja Migran IndonesiaPHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

PHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI
Pekerja Migran Indonesia

DPR Minta KP2MI Tingkatkan Transparansi Informasi Peluang Kerja Luar Negeri
Pekerja Migran Indonesia

DPR RI Minta Pemerintah Perketat Pengawasan Imigrasi di Pintu Keberangkatan PMI
Pekerja Migran Indonesia

Narapidana Lapas Porong Gagal Terima Paket Ekstasi
Daerah

Dugaan TPPO dan Lalainya Negara Terhadap Ruhyani
Lipsus
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



