VOICE Indonesia
Nasional

Kampus Dinilai Belum Maksimal Tanamkan Nilai HAM ke Mahasiswa

Sintia N.A - VOICEIndonesia.co
Kampus Dinilai Belum Maksimal Tanamkan Nilai HAM ke Mahasiswa
Kampus Dinilai Belum Maksimal Tanamkan Nilai HAM ke Mahasiswa
VOICEINDONESIA.CO, Bandung - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai mempertanyakan kualitas moral generasi muda di perguruan tinggi. Menurutnya, kecerdasan akademis saja tidak cukup untuk menyiapkan pemimpin masa depan yang kompeten. Pigai mengungkapkan keprihatinannya bahwa kampus-kampus di Indonesia belum maksimal dalam menanamkan nilai-nilai HAM kepada mahasiswa. Kondisi ini dianggap mengancam kualitas kepemimpinan bangsa 20 tahun ke depan. "Setiap mahasiswa di perguruan tinggi tidak hanya harus memiliki kecerdasan, tapi juga memiliki moral karena ke depan, para mahasiswalah yang akan menjadi pemimpin bangsa," tegasnya dalam kuliah umum di Universitas Kristen Maranatha, Jumat (12/12/2025). Baca Juga: Penegakan Hak Asasi Manusia (HAM) ABK dan Pekerja Industri Perikanan Mantan aktivis HAM ini menekankan bahwa setiap individu harus memiliki cara berpikir, mengekspresikan, dan bertindak yang berbasis nilai-nilai HAM. Aset tidak terlihat ini justru menjadi fondasi penting bagi pembangunan peradaban yang kompetitif dan unggul. Pigai mengaku sengaja mendatangi kampus-kampus karena institusi pendidikan tinggi merupakan pusat persemaian sumber daya manusia Indonesia. Strateginya jelas: menyentuh lapisan masyarakat di level pendidikan dan komunitas untuk memperkuat pemahaman HAM sejak dini. Baca Juga: Komitmen Pemerintah dalam Perlindungan Hak Asasi Manusia Dalam kuliah umum bertema "Penguatan HAM dan Toleransi di Lingkungan Perguruan Tinggi" tersebut, Pigai juga menyoroti pentingnya keberagaman. Ia menilai tidak ada yang boleh mengekang siapapun, karena semua orang memiliki kesempatan sama untuk berkarya tanpa memandang status minoritas atau mayoritas. Rektor Universitas Kristen Maranatha Prof Frans Umbu Datta menyambut baik kunjungan Menteri HAM ini. Ia mengungkapkan kampusnya secara natural sudah menerapkan toleransi, dengan menerima mahasiswa dari berbagai latar belakang agama, sosial, dan ekonomi. "Nilai-nilai HAM patut ditegakkan dimulai dengan memperkuat di lingkungan akademik supaya lulusan kami bisa menjadi jembatan untuk menyelenggarakan nilai-nilai HAM," ujar Frans.

Pilihan Redaksi

PHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMIPekerja Migran Indonesia

PHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI

Afifah· 17 July 2026
#ham#HAM Kampus#penegakkan Hak Asasi Manusia
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.