
KBRI Sofia fasilitasi perjanjian dagang alkes Indonesia ke Bulgaria

VOICEIndonesia.co,Jakarta - KBRI Sofia memfasilitasi perjanjian kerja sama dalam perdagangan alat kesehatan produk Indonesia senilai 2,5 juta dolar AS (sekitar Rp40 miliar) ke Bulgaria.
"Saya mengharapkan dengan adanya perjanjian dagang ini, sudah saatnya produk nasional naik kelas mampu meramaikan pasar global melalui Bulgaria", kata Dubes RI untuk Bulgaria merangkap Albania dan Makedonia Utara, Iwan Bogananta, saat menyaksikan penandatanganan tersebut, dalam siaran pers di Jakarta, Rabu.
Penandatanganan tersebut diwakili Direktur Utama PT. Poly Jaya Medikal, Budi Setiawan dan Presiden Direktur sekaligus owner Association South East Regional Centre "Health" Bulgaria, Penko Penkov.
Pembelian alat kesehatan itu mencakup Radiology, Oxygen Generator, Hyperbaric, Infant Incubator, Incinerator dan Hospital Furnitures.
Baca Juga : KBRI Sofia fasilitasi perjanjian dagang alkes Indonesia ke Bulgaria
Direktur Operasional Poly Jaya Medikal, Yan Destian menyampaikan terima kasih kepada KBRI Sofia karena telah memfasilitasi dan membuka peluang pasar bagi alat kesehatan Indonesia masuk ke Bulgaria. "Dari equipment yang mereka inginkan, Insya Allah perusahaan kami mampu untuk memenuhi kebutuhan Bulgaria", kata Yan Destian. Untuk tahap awal peralatan medis itu nantinya akan digunakan untuk kebutuhan rumah sakit di Bulgaria.
Saat ini, Association South East Regional Centre Health sedang membangun rumah sakit seluas empat hektar di wilayah Sliven dan tidak hanya Bulgaria, grup rumah sakit tersebut juga berada di Makedonia Utara dan berencana menjadi distributor untuk pasar Eropa.
Pada acara tersebut, perwakilan pemilik Castel ternama di Bulgaria "In Love With the Wind", Yanko Krastev juga melakukan kesepakatan dengan perusahaan furniture Indonesia.
"Kami akan bekerja sama untuk mengisi perabotan kayu untuk sekitar 300 kamar rumah sakit baru Bulgaria yang saat ini sedang tahap penyelesaian. Saya sangat senang dengan furnitur Indonesia, 80 persen furnitur yang ada di castle kami semuanya asli buatan Jepara, Indonesia," kata Yanko.
Secara khusus, Yanko juga berterima kasih kepada Dubes Iwan karena telah sangat agresif mempromosikan Indonesia di Bulgaria.
PT. Poly Jaya Medikal adalah salah satu perusahaan swasta nasional terkemuka yang memproduksi peralatan rumah sakit yang berdiri sejak 2007 dan telah memproduksi lebih dari 200 jenis peralatan rumah sakit yang didistribusikan ke seluruh Indonesia. (*)
Pilihan Redaksi
Pekerja Migran IndonesiaPHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

PHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI
Pekerja Migran Indonesia

DPR Minta KP2MI Tingkatkan Transparansi Informasi Peluang Kerja Luar Negeri
Pekerja Migran Indonesia

DPR RI Minta Pemerintah Perketat Pengawasan Imigrasi di Pintu Keberangkatan PMI
Pekerja Migran Indonesia

Narapidana Lapas Porong Gagal Terima Paket Ekstasi
Daerah

Dugaan TPPO dan Lalainya Negara Terhadap Ruhyani
Lipsus
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



