VOICE Indonesia
Nasional

Kemendikbud Ristek Dorong Perguruan Tinggi Perluas Mitra Kerja Sama

Afifah - VOICEIndonesia.co
Kemendikbud Ristek Dorong Perguruan Tinggi Perluas Mitra Kerja Sama
Kemendikbud Ristek Dorong Perguruan Tinggi Perluas Mitra Kerja Sama

VOICEIndonesia.co, Semarang - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi mendorong kalangan perguruan tinggi untuk memperluas mitra kerja sama, khususnya dengan perguruan tinggi di luar negeri.

"Kami selalu mendukung upaya perguruan tinggi negeri, terutama dalam upaya untuk menjalin kolaborasi dengan mitra dari luar negeri," kata Koordinator Kerja Sama dan Humas Kemendikbud Ristek Yayat Hendrayana, di Semarang, Senin (14/10/2024).

Dilansir dari ANTARA, hal tersebut disampaikannya pada Grand Launching "Cheng He College" yang merupakan kerja sama Jiangsu Vocational Institute of Commerce (JVIC) China dan Universitas Negeri Semarang (Unnes).

Baca Juga: BPJS Kesehatan Jalin Kerja Sama dengan Polri

Namun, diakuinya bahwa perguruan tinggi di Indonesia banyak yang bekerja sama dengan kampus-kampus di Amerika dan Eropa.

"Jadi selama ini memang lebih banyak kerja sama dengan kampus-kampus yang ada di Amerika dan Eropa," katanya.

Namun, kata dia, saat ini sudah mulai beberapa negara Asia yang menjajaki kerja sama dengan kampus Indonesia, yakni Jepang, China, dan Korea Selatan.

Karena itu, ia mengakui bahwa kerja sama yang dijalin Unnes dengan JVIC dari China itu merupakan satu peluang yang sangat bagus.

"Ini adalah satu peluang ketika mitra bergeser ke Tiongkok. Apalagi, ada tiga negara yang memang saling bersaing untuk menancapkan pengaruhnya di Indonesia, yaitu Tiongkok, kemudian Jepang dan Korea Selatan," katanya.

Baca Juga: BP2MI Pastikan Tidak Ada Warga Sumbar Bekerja di Lebanon

Ia menyebutkan setidaknya ada 439 dokumen kerja sama perguruan tinggi dalam berbagai bentuk yang tercatat oleh Kemendikbud Ristek sejak 2021 sampai sekarang.

Ada yang berupa nota kesepahaman atau "memorandum of understanding" (MoU), "memorandum of agreement" (MOA), dan "letter of intent" (LoI).

"Kerja sama itu diinisiasi oleh sekitar 179 perguruan tinggi. Kami ingin agar dokumen kerja sama ini tidak hanya ditandatangani, tidak ada kelanjutan," katanya.

Namun, kata Yayat, kerja sama tersebut harus diimplementasikan dengan baik agar memberikan manfaat yang besar bagi kedua belah pihak, terutama dalam pengembangan pendidikan, kebudayaan, riset, dan teknologi.*

Pilihan Redaksi

PHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMIPekerja Migran Indonesia

PHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI

Afifah· 17 July 2026
#Kemendikbudristek
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.