
Kementerian Investasi : Indonesia Dapat Menjadi "Carbon Market Hub"

VOICEIndonesia.co,Jakarta - Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengatakan Indonesia dapat menjadi carbon market hub karena memiliki potensi besar untuk pengembangan energi baru terbarukan.
"Indonesia memiliki potensi besar untuk pengembangan energi terbarukan, seperti pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). Selain itu, Indonesia juga memiliki potensi besar untuk pengembangan Carbon Capture, Utilizaton and Storage (CCUS)," ujar Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal Kementerian Investasi Nurul Ichwan di Jakarta, Minggu.
Baca Juga : Pertamina Paparkan Capaian Program Netral karbon di Ajang COP28
Nurul mengatakan, Singapura memiliki ketertarikan yang tinggi terhadap investasi pada sektor bisnis yang berkelanjutan.
Hal ini diperkuat dengan fakta bahwa Singapura merupakan negara terdepan yang punya fokus terhadap investasi hijau di Asia Tenggara.
Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), potensi ekonomi perdagangan karbon mencapai Rp350 triliun. Pasalnya, dengan luas hutan tropis mencapai 125,9 juta hektar, Indonesia mampu menyerap sekitar 113,18 gigaton karbon.
Baca Juga : Jokowi Apresiasi Kerja Sama Kilang Petrokimia Hijau
Sementara itu, Staf Khusus Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Edo Mahendra mengatakan bahwa keseriusan pemerintah dalam menggarap pasar karbon ini dimulai dengan menciptakan ekosistem domestik yang kuat, sehingga nantinya dapat terbentuk industri yang solid dari hulu hingga hilir.
“Jadi kita harus menciptakan ekosistem domestik dulu dengan regulasi yang kuat sehingga nantinya kita dapat menciptakan pasar. Setelah itu, baru kita bisa bicara soal kolaborasi di tingkat regional,” kata Edo.
Diketahui, Presiden RI Joko Widodo meresmikan Bursa Karbon Indonesia (IDXCarbon) pada 18 September 2023.
Hal ini menjadi tonggak pencapaian Indonesia dalam mewujudkan komitmen dekarbonisasi Indonesia menuju Net Zero Emission di tahun 2060. (*)
Pilihan Redaksi
Pekerja Migran IndonesiaPHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

PHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI
Pekerja Migran Indonesia

DPR Minta KP2MI Tingkatkan Transparansi Informasi Peluang Kerja Luar Negeri
Pekerja Migran Indonesia

DPR RI Minta Pemerintah Perketat Pengawasan Imigrasi di Pintu Keberangkatan PMI
Pekerja Migran Indonesia

Narapidana Lapas Porong Gagal Terima Paket Ekstasi
Daerah

Dugaan TPPO dan Lalainya Negara Terhadap Ruhyani
Lipsus
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



