
Pelaksanaan Haji 1447 H Jadi Momentum Diplomasi Akhiri Konflik Timur Tengah

Baca Juga : Konflik Timur Tengah Memanas, DPR Minta Pemerintah Siapkan Skenario Darurat Haji 2026 Hidayat mengusulkan skema mempersingkat masa tinggal jamaah haji selama di Arab Saudi jika eskalasi perang semakin tinggi sesudah pelaksanaan haji. Seperti tahun lalu ketika terjadi perang Israel/AS terhadap Iran yang mulai terjadi pada 17 Dzulhijjah 1446, beberapa hari sesudah jemaah selesai melaksanakan haji. "Pemerintah bisa menjadikan ini sebagai sarana diplomasi menghadirkan perdamaian, menghentikan perang, semoga dengan berkahnya haji, berhentinya perang dan hadirnya perdamaian yang bersifat permanen," katanya. Hidayat mengapresiasi berbagai persiapan haji di dalam negeri yang sudah cukup baik. Penginputan visa sudah 100% dengan penerbitan 198.410 visa atau 97,58 persen, layanan akomodasi sudah dibayar 100 persen, layanan konsumsi dibayar lebih dari 90 persen, dan layanan penerbangan telah pembayaran termin pertama sebesar 35 persen. Skema kedaruratan perlu disiapkan sebagai antisipasi, namun prioritas utama adalah tetap bisa terwujudnya penyelenggaraan haji 1447H secara aman dan damai. Persiapan yang terus berjalan baik dan disampaikan positif ke publik bisa menentramkan calon jamaah haji, yang sebagian besarnya menunggu lebih dari dua puluh tahun untuk bisa berangkat. (Sin/Ah) Pilihan Redaksi : Ekstradisi Atau Represi: Jangan Manjakan Kriminal Siber
Baca Berita Lainnya di Google NewsPilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



