
Pemerintah Kota Jakarta Pusat Pakai Eco Enzyme Untuk Mist Generator

VOICEIndonesia.co, Jakarta - Pemerintah Kota Jakarta Pusat mengemukakan penyemprotan kabut air bertekanan tinggi yang dicampur hasil olahan sampah buah atapun sayuran (eco enzyme) secara rutin efektif mengurangi polusi udara di wilayah tersebut.
"Pastikan (efektif), walaupun itu kecil, kalau itu dilakukan berulang-ulang dan bisa dilakukan secara lebih meluas, saya yakin akan lebih menimbulkan dampak positif yang baik terhadap lingkungan," kata Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Dhany Sukma, Jakarta, Selasa, 7 November 2023.
Dilansir dari ANTARA, menurut Dhany, butiran air dari generator bertekanan tinggi (water mist generator) yang dicampur cairan eco enzym dapat menangkap polutan-polutan di udara. Hal itu dilakukan hampir setiap minggu.
Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat mulai melakukan penyemprotan menggunakan "water mist generator" dan cairan "eco enzyme" sejak Oktober 2023 secara serentak di 28 di wilayah tersebut untuk menekan polusi.
"Hampir setiap minggu kita coba campurkan eco enzyme itu, kemarin waktu sebelum musim hujan, nantikan ada kaitannya dengan masuk musim hujan. Nah pada saat kemarau panjang, kita coba memanfaatkan eco enzyme ke dalam water mist," kata Dhany.
Penyemprotan dengan "water mist generator" yang dicampuri "eco enzyme" dilakukan berdasarkan hasil pengukuran kualitas udara di Jakarta. Saat musim kemarau panjang, Pemkot Jakarta Pusat (Jakpus) rutin melakukan penyemprotan.
Sedangkan saat memasuki musim hujan, penyemprotan dengan water mist generator dan eco enzyme akan disesuaikan lagi.
Pemerintah Kota Jakarta Pusat telobekerjasama dengan Komonitas Eco Enyzme Nusantara melakukan penyemprotan yang dilakukan secara serentak di 28 gedung bertingkat yang memiliki water mist generator, termasuk di Kantor Wali Kota Jakpus.
Dhany menjelaskan eco enzyme merupakan salah satu media yang dapat berfungsi sebagai bioremediasi.
Proses tersebut menggunakan organisme hidup berupa bakteri yang bertugas menangkap polutan di udara dan ketika disemprotkan, membentuk suatu senyawa yang tidak beracun dan tidak berbahaya.
Pilihan Redaksi
Pekerja Migran IndonesiaPHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

PHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI
Pekerja Migran Indonesia

DPR Minta KP2MI Tingkatkan Transparansi Informasi Peluang Kerja Luar Negeri
Pekerja Migran Indonesia

DPR RI Minta Pemerintah Perketat Pengawasan Imigrasi di Pintu Keberangkatan PMI
Pekerja Migran Indonesia

Narapidana Lapas Porong Gagal Terima Paket Ekstasi
Daerah

Dugaan TPPO dan Lalainya Negara Terhadap Ruhyani
Lipsus
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



