
Polda Metro Jaya Imbau Tidak Ada Konvoi di Malam Pergantian Tahun

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan konvoi kendaraan saat malam pergantian Tahun Baru 2026 di wilayah Jakarta.
Imbauan tersebut disampaikan menyusul penerapan pengaturan lalu lintas dan penutupan sejumlah ruas jalan utama ibu kota.
“Kami mengimbau tidak perlu ada konvoi, kalau jalanan tentunya kita amankan,” kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Komarudin di Jakarta, Selasa (30/12/2025).
Baca Juga: 14 Tahun Bekerja di Taiwan, PMI Overstay Jatuh SakitKomarudin menjelaskan, imbauan ini berkaitan dengan pelaksanaan pengaturan lalu lintas malam tahun baru, termasuk penutupan dan pembatasan kendaraan pribadi di kawasan Jalan MH Thamrin dan Jalan Jenderal Sudirmanyang menjadi pusat perayaan.
Meski demikian, Komarudin menyebut belum ada larangan resmi bagi masyarakat dari wilayah aglomerasi seperti Tangerang, Depok, dan Bekasi untuk masuk Jakarta.
Namun, kepolisian tetap mengimbau agar masyarakat tidak melakukan konvoi karena kepadatan lalu lintas diperkirakan meningkat.
“Sementara belum ada larangan, tapi kami mengimbau untuk tidak melakukan konvoi karena lalu lintas juga pasti padat,” ujarnya.
Baca Juga: Evaluasi Semester Pertama, Ini 3 Indikator Utama Keberhasilan Sekolah RakyatSementara itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menutup Jalan MH Thamrin dan Jalan Jenderal Sudirmanbagi seluruh kendaraan pribadi pada Rabu, 31 Desember 2025, mulai pukul 18.00 WIB hingga 02.00 WIB pada Kamis, 1 Januari 2026.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, pengaturan lalu lintas tersebut dilakukan untuk mendukung rangkaian kegiatan malam pergantian tahun di jalan protokol.
“Besok sebenarnya bukan Car Free Night, tetapi memang kami mulai dari jam 06.00 sore akan mengatur lalu lintas di beberapa titik, terutama jalan-jalan protokol utama yang ada kegiatan menyambut tahun baru, sudah tidak bisa lagi menggunakan kendaraan pribadi,” kata Pramono.
Ia pun mengimbau masyarakat yang akan beraktivitas di kawasan tersebut untuk menggunakan transportasi umum.
“Semuanya diharapkan menggunakan kendaraan umum,” ujarnya.
Adapun penutupan arus lalu lintas direncanakan berlaku dari kawasan Patung Kuda hingga Bundaran Senayan. (af/ri)
Pilihan Redaksi: Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Harus Direformasi TotalPilihan Redaksi
Pekerja Migran IndonesiaPHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

PHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI
Pekerja Migran Indonesia

DPR Minta KP2MI Tingkatkan Transparansi Informasi Peluang Kerja Luar Negeri
Pekerja Migran Indonesia

DPR RI Minta Pemerintah Perketat Pengawasan Imigrasi di Pintu Keberangkatan PMI
Pekerja Migran Indonesia

Narapidana Lapas Porong Gagal Terima Paket Ekstasi
Daerah

Dugaan TPPO dan Lalainya Negara Terhadap Ruhyani
Lipsus
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



