
Presiden Jokowi Akan Hadiri Forum Global Pengurangan Risiko Bencana di Bali

VOICEINDONESIA,BALI - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) beserta Ibu Iriana Jokowi melakukan kunjungan kerja ke Bali, Rabu (25/05/2022).
Dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1, Presiden dan rombongan lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, sekitar pukul 06.25 WIB.
Setibanya di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Kabupaten Badung, Bali, Presiden akan menuju Pasar Kreneng di Kota Denpasar. Di lokasi tersebut Presiden akan menyerahkan sejumlah bantuan sosial bagi masyarakat penerima manfaat dan para pedagang.
Setelah itu, Presiden akan menuju Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Kabupaten Badung, untuk menghadiri upacara pembukaan The 7th Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) 2022. Presiden juga diagendakan untuk melakukan pertemuan dengan Wakil Presiden Zambia W.K. Mutale Nalumango.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung turut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana dalam penerbangan menuju Bali.
GPDRR merupakan pertemuanĀ multistakeholdersĀ terbesar yang dikelola oleh United Nations Office for Disaster Risk Reduction (UNDRR).Ā MultistakeholdersĀ tersebut mulai dari pemerintah,Ā non-governmental organizationĀ (NGO), akademisi, hingga kalangan pebisnis.
āPertemuan GPDRR di Indonesia ini menjadi yang pertama kali dilakukan di Asia dengan mengusung tema āFrom Risk to Resilienceā, mengubah risiko menjadi ketahanan menujuĀ sustainable goalsĀ untuk semua,āĀ ujar Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno LP Marsudi usai meninjau persiapan pertemuan GPDRR di BNDCC, Selasa (24/05/2022) sore.
Jumlah peserta GPDRR yang terdaftar mencapai 6.000 orang dari 183 negara. Pertemuan dilakukan secaraĀ hybridĀ dengan lebih dari 80 persen peserta akan hadir secara fisik di lokasi acara.Ā Antusiasme ini menegaskan kembali posisi Indonesia sebagai aktor penting dalam agenda kebencanaan di kawasan Asia Tenggara, Asia-Pasifik, dan dunia. GPDRR menjadi momentum Indonesia melakukanĀ soft diplomacyĀ kepemimpinan dalam agenda kebencanaan dunia pascapandemi COVID-19.
āKetuanrumahan GPDRR ini menunjukkan kepercayaan dunia atas kepemimpinan Indonesia sebagaiĀ champion issueĀ kebencanaan. Kedua, pertemuan ini akan digunakan untukĀ exchange experience, best practice capacity building,Ā dalam menangani bencana yang tidak terjadi hanya sekali, tetapi dari waktu ke waktu,ā ujar Retno.Ā (*)
Pilihan Redaksi
Pekerja Migran IndonesiaPHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI
ā ļø Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

PHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI
Pekerja Migran Indonesia

DPR Minta KP2MI Tingkatkan Transparansi Informasi Peluang Kerja Luar Negeri
Pekerja Migran Indonesia

DPR RI Minta Pemerintah Perketat Pengawasan Imigrasi di Pintu Keberangkatan PMI
Pekerja Migran Indonesia

Narapidana Lapas Porong Gagal Terima Paket Ekstasi
Daerah

Dugaan TPPO dan Lalainya Negara Terhadap Ruhyani
Lipsus
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



