
Situasi Timur Tengah Belum Stabil, RI Tunda KTT D-8 Tanpa Jadwal Baru

Baca Juga : Iran Desak BRICS Turun Tangan Stabilkan Konflik Timur Tengah Iran diserang oleh Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, ratusan siswi, serta pejabat tinggi Iran lainnya. Serangan ini memicu respons keras dari Iran yang menyerang aset-aset militer AS di negara-negara kawasan Timur Tengah. Iran juga secara efektif menutup jalur air Selat Hormuz yang mengakibatkan naiknya harga minyak dunia. Penutupan selat strategis ini berdampak pada rantai pasokan energi global dan memperburuk kondisi ekonomi berbagai negara yang bergantung pada minyak dari kawasan Teluk. Sebelumnya, Indonesia dijadwalkan menyelenggarakan KTT D-8 pada 15 April 2026 yang didahului pertemuan tingkat pejabat tinggi serta pertemuan tingkat menteri luar negeri. Indonesia memimpin keketuaan D-8 periode 2026-2027 dengan tema "Menavigasi Pergeseran Global: Memperkuat Kesetaraan, Solidaritas, dan Kerja Sama untuk Kemakmuran Bersama." (Sin/Ah) Pilihan Redaksi : Menguji Keseriusan Negara: Segera Sahkan Perubahan Ketiga UU PMI dan Ratifikasi ILO C188!
Baca Berita Lainnya di Google NewsPilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



