VOICE Indonesia
Nasional

Indonesia Bidik Pasar Eropa, Kemenekraf Gandeng AsiaBerlin

Sintia Nur Afifah - VOICEIndonesia.co
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar menyampaikan pandangannya dalam diskusi terkait penguatan kolaborasi internasional sektor ekonomi kreatif dan pengembangan ekosistem startup Indonesia menuju
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar(Foto: Voiceindonesia.co/Kemenekraf)

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Kementerian Ekonomi Kreatif menjajaki peluang kolaborasi strategis dengan AsiaBerlin, dengan fokus pada pertukaran talenta, penguatan jejaring startup, dan perluasan akses pasar di Eropa. Hal ini menunjukkan keseriusan pemerintah membuka jalan bagi pelaku ekonomi kreatif lokal untuk menembus pasar internasional.

Berlin bukan sekadar kota tujuan biasa. Kota itu kini berkembang sebagai salah satu pusat ekosistem kreatif dan startup di Eropa yang terbuka terhadap pertukaran ide, budaya, dan inovasi lintas negara dan Indonesia dinilai punya posisi strategis untuk masuk ke dalamnya.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamenekraf), Irene Umar menegaskan bahwa kolaborasi internasional harus menghasilkan dampak konkret, bukan sekadar seremonial. Akses pasar, jejaring global, hingga ruang kolaborasi lintas negara menjadi tiga hal yang ia garis bawahi.

"Kita ingin talenta Indonesia memiliki peluang lebih besar untuk tampil di ekosistem internasional," tegas Irene di Jakarta pada Selasa (26/5/2026).

Dalam pertemuan itu, AsiaBerlin menawarkan sejumlah program konkret, mulai dari keikutsertaan Indonesia di AsiaBerlin Summit 2026, aktivasi kreatif Jakarta–Berlin, hingga keterlibatan kreator lokal dalam forum inovasi di Eropa.

Kementerian Ekraf juga memperkenalkan rencana aktivasi kreatif Indonesia di Singapura yang mencakup subsektor musik, fesyen, desain, arsitektur, dan hospitality.

Irene menekankan bahwa Indonesia tak hanya kaya produk kreatif, tetapi juga punya kapasitas membangun pengaruh melalui budaya dan inovasi.

"Kolaborasi lintas negara menjadi penting agar karya kreatif Indonesia semakin terhubung dengan ekosistem global dan memiliki daya saing yang lebih kuat," katanya.

CEO dan Co-Founder Hi Incubator sekaligus AsiaBerlin Ambassador Daniel Tumewu turut menyoroti hubungan Jakarta–Berlin yang selama ini sudah terjalin melalui status sister city.

Ia melihat potensi besar Indonesia untuk terhubung lebih luas dengan ekosistem kreatif Berlin tinggal bagaimana kedua pihak mengakselerasi peluang itu menjadi program nyata.

Pilihan Redaksi

PHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMIPekerja Migran Indonesia

PHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI

Afifah· 17 July 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.