Nasional

Indonesia Bidik Pasar Eropa, Kemenekraf Gandeng AsiaBerlin

Sintia Nur Afifah - VOICEIndonesia.co27 Mei 2026 pukul 12.38 WIB
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar menyampaikan pandangannya dalam diskusi terkait penguatan kolaborasi internasional sektor ekonomi kreatif dan pengembangan ekosistem startup Indonesia menuju
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar(Foto: Voiceindonesia.co/Kemenekraf)
Iklan
Temukan lebih banyak
Peta
Referensi Geografis
Panduan Kota & Daerah

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Kementerian Ekonomi Kreatif menjajaki peluang kolaborasi strategis dengan AsiaBerlin, dengan fokus pada pertukaran talenta, penguatan jejaring startup, dan perluasan akses pasar di Eropa. Hal ini menunjukkan keseriusan pemerintah membuka jalan bagi pelaku ekonomi kreatif lokal untuk menembus pasar internasional.

Berlin bukan sekadar kota tujuan biasa. Kota itu kini berkembang sebagai salah satu pusat ekosistem kreatif dan startup di Eropa yang terbuka terhadap pertukaran ide, budaya, dan inovasi lintas negara dan Indonesia dinilai punya posisi strategis untuk masuk ke dalamnya.

Iklan
Temukan lebih banyak
Panduan Kota & Daerah
Peta
Referensi Geografis

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamenekraf), Irene Umar menegaskan bahwa kolaborasi internasional harus menghasilkan dampak konkret, bukan sekadar seremonial. Akses pasar, jejaring global, hingga ruang kolaborasi lintas negara menjadi tiga hal yang ia garis bawahi.

"Kita ingin talenta Indonesia memiliki peluang lebih besar untuk tampil di ekosistem internasional," tegas Irene di Jakarta pada Selasa (26/5/2026).

Dalam pertemuan itu, AsiaBerlin menawarkan sejumlah program konkret, mulai dari keikutsertaan Indonesia di AsiaBerlin Summit 2026, aktivasi kreatif Jakarta–Berlin, hingga keterlibatan kreator lokal dalam forum inovasi di Eropa.

Kementerian Ekraf juga memperkenalkan rencana aktivasi kreatif Indonesia di Singapura yang mencakup subsektor musik, fesyen, desain, arsitektur, dan hospitality.

Irene menekankan bahwa Indonesia tak hanya kaya produk kreatif, tetapi juga punya kapasitas membangun pengaruh melalui budaya dan inovasi.

"Kolaborasi lintas negara menjadi penting agar karya kreatif Indonesia semakin terhubung dengan ekosistem global dan memiliki daya saing yang lebih kuat," katanya.

CEO dan Co-Founder Hi Incubator sekaligus AsiaBerlin Ambassador Daniel Tumewu turut menyoroti hubungan Jakarta–Berlin yang selama ini sudah terjalin melalui status sister city.

Iklan

Ia melihat potensi besar Indonesia untuk terhubung lebih luas dengan ekosistem kreatif Berlin tinggal bagaimana kedua pihak mengakselerasi peluang itu menjadi program nyata.

Pilihan Redaksi

Ini Bocoran Rencana Penempatan PMI di KuwaitPekerja Migran Indonesia

Ini Bocoran Rencana Penempatan PMI di Kuwait

Afifah·26 May 2026

Suka artikel ini? Beri apresiasi untuk sang penulis.

Berikan tanda suka secara gratis, atau kirim tips agar penulis tetap semangat.

Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow
#Tags:#Nasional

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Artikel Terkait

Nasional

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

UMKM Showcase

Dukung usaha lokal Indonesia — ribuan UMKM terdaftar

Partner Kolaborasi
PusatRilis.id

Featured UMKM

UMKM Lainnya

Gratis

Citizen Journalism

Berita dari Warga untuk Warga

Punya Berita Menarik di Sekitarmu?

Bagikan cerita, foto, atau video kejadian di lingkunganmu. Suaramu penting untuk masyarakat!

Kirim Berita Sekarang

Made with Emergent

-->-->
Original text
Rate this translation
Your feedback will be used to help improve Google Translate
-->