VOICE Indonesia
Daerah

414 Santri yang Diduga Keracunan MBG Dirawat di 6 Faskes Sidoarjo

Farhan Sunday Mahardika - VOICEIndonesia.coEditor: Abdulloh Hilmi2 menit baca
VOICE Indonesia di Google
1000025334
414 Santri Mambaul Hikam mendapat penanganan medis di enam fasilitas kesehatan setelah mengalami sejumlah keluhan kesehatan yang diduga berkaitan dengan makanan, Selasa (1/9) sore hingga malam.(Foto: Dok.Farhan Sunday/VOICEINDONESIA)

VOICEINDONESIA.CO, Sidoarjo – Sebanyak 414 santri Pondok Pesantren (Ponpes) Mambaul Hikam, Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur mendapat penanganan medis di enam Fasilitas Kesehatan (faskes) setelah mengalami sejumlah keluhan kesehatan yang diduga berkaitan dengan makanan, Selasa (1/9) sore hingga malam.

Para santri tersebut diduga mengalami gangguan kesehatan setelah menyantap makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Makanan tersebut dikirim oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sekitar pukul 10.00 WIB.

Adapun menu MBG yang dibagikan kepada para santri pada Selasa (1/9) terdiri dari nasi putih, telur orak-arik, tumis buncis baby corn, tempe bumbu Bali, dan buah apel.

Pendamping SPPG Sidoarjo, Serka Andik, membenarkan menu MBG yang dibagikan kepada para santri pada hari tersebut. Menurutnya, makanan dikirim sekitar pukul 10.00 WIB dan biasanya mulai dibagikan kepada santri sekitar pukul 12.00 WIB.

“Menu hari ini nasi putih, telur orak-arik, tumis buncis baby corn, tempe bumbu Bali, dan buah apel,” ujar Serka Andik.

Ia menjelaskan, jumlah makanan yang dikirim ke Ponpes Mambaul Hikam diperkirakan mencapai sekitar 440 ompreng. Makanan tersebut tidak seluruhnya dikonsumsi secara bersamaan karena sebagian santri masih mengikuti kegiatan pembelajaran.

“Diperkirakan ada sekitar 440 ompreng. Sebagian dimakan siang, sebagian lagi sore karena santri masih ada kegiatan belajar,” jelasnya.

Keluhan kesehatan mulai muncul pada Selasa sore, sekitar pukul 16.00 WIB atau menjelang waktu maghrib. Sejumlah santri dilaporkan mengalami muntah-muntah.

Tak lama berselang, ambulans mulai berdatangan ke lingkungan Ponpes Mambaul Hikam untuk mengevakuasi santri yang mengalami keluhan kesehatan. Para santri kemudian dibawa ke sejumlah rumah sakit dan fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis.

Hingga Selasa malam, tercatat sebanyak 414 santri mendapat penanganan medis yang tersebar di enam fasilitas kesehatan. Jumlah tersebut masih dalam pendataan pihak terkait dan berpotensi berubah seiring proses pemeriksaan.

Sementara itu, penyebab pasti munculnya keluhan kesehatan pada ratusan santri tersebut belum dapat dipastikan. Petugas dan pihak terkait masih melakukan pemeriksaan serta pendataan untuk mengetahui penyebab kejadian tersebut.(fsm)

Ringkasan AI

Sebanyak 414 santri Pondok Pesantren (Ponpes) Mambaul Hikam, Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur mendapat penanganan medis di enam Fasilitas Kesehatan (faskes) setelah mengalami sejumlah keluhan kesehatan yang diduga berkaitan dengan makanan, Selasa (1/9) sore hingga malam. Para santri tersebut diduga mengalami gangguan kesehatan setelah menyantap makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

Diduga Hendak ke Australia Secara Ilegal, 5 WNA Dicegat dan Dideportasi Imigrasi NTTImigrasi

Diduga Hendak ke Australia Secara Ilegal, 5 WNA Dicegat dan Dideportasi Imigrasi NTT

Afifah· 01 September 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.