VOICEINDONESIA.CO, Garut – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mulai merealisasikan program penguatan kemampuan Bahasa Inggris bagi guru tingkat Sekolah Dasar (SD) pada tahun ini.
Program ini bertujuan agar guru dapat membekali siswa dengan kemampuan bahasa asing sejak dini guna menghadapi persaingan global dan peluang kerja di luar negeri.
Direktur Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, dan Tenaga Kependidikan Kemendikdasmen, Iwan Junaedi, menjelaskan bahwa pelatihan ini akan diutamakan bagi guru kelas 3 SD terlebih dahulu sebelum merambah ke jenjang kelas yang lebih tinggi.
Program ini rencananya akan diluncurkan secara resmi di Bandung, Jawa Barat, pada Jumat, 8 Mei 2026.
"Sekarang ada program latihan Bahasa Inggris untuk guru. Pelatihan guru kelas dengan dasar tahun ini untuk kelas 3 dulu, besok kelas 3, 4, 5, dan 6," ujar Iwan dalam kegiatan penguatan ekosistem sekolah di Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu (6/5/2026).
Untuk menyukseskan program ini, kementerian akan menyiapkan tenaga pelatih khusus guna memastikan setiap guru memiliki kompetensi dasar yang kuat.
Iwan menekankan bahwa tujuan akhir dari program ini adalah melahirkan siswa yang mahir dan percaya diri dalam berkomunikasi menggunakan Bahasa Inggris tanpa mengesampingkan identitas nasional.
Selama ini, kelemahan dalam penguasaan bahasa asing dinilai menjadi hambatan bagi lulusan Indonesia dalam mengambil peluang karier internasional.
Dengan adanya intervensi di tingkat dasar, pemerintah berharap anak didik memiliki fondasi komunikasi yang lebih kompetitif di masa depan.
"Jadi, kemampuan berbahasa Inggris ini program kementerian, di antaranya adalah kuasai Bahasa Inggris tanpa meninggalkan bahasa lokal dan kekuatan Bahasa Indonesia," pungkas Iwan. (af)



























