VOICE Indonesia7 Tahun VOICEIndonesia.co
VOICE Indonesia7 Tahun VOICEIndonesia.co

7 Tahun VOICEIndonesia.co โ€” bagikan kritik, saran, apresiasi, atau ucapan Anda!

Kirim Pesan
Daerah

Kebakaran Gunung Bromo, Petugas Terjunkan Drone Water Spray

Joko Hermanto - VOICEIndonesia.coEditor: VOICE Indonesia2 menit baca
VOICE Indonesia di Google
Tim BPBD Jatim mengerahkan tangki air untuk memadamkan api di kawasan Bromo  โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ” Dikutip dari: VOICE Indonesia - Jendela Nusantara Website: https://voiceindonesia.co Hak Cipta ยฉ 2026 VOICE Indonesia. Semua hak dilindungi. โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”
Tim BPBD Jatim mengerahkan tangki air untuk memadamkan api di kawasan Bromo(Foto: Dok.BPBD Jatim)

VOICEINDONESIA.CO, Surabaya โ€“ Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda kawasan Gunung Bromo, tepatnya di area Ranu Pani, Kabupaten Probolinggo. Peristiwa ini pertama kali dilaporkan pada Senin, 3 Agustus 2026 sekitar pukul 17.00 WIB dan hingga saat ini proses penanganan masih terus dilakukan.

Merespons kejadian tersebut, tim gabungan yang terdiri dari BPBD Jatim, BPBD Kabupaten Probolinggo, BPBD Kabupaten Malang, TNBTS, Polhut, TNI, Polri, serta relawan langsung dikerahkan ke lokasi kejadian. Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto bersama Kepala BNPB Letjen TNI Suhariyanto turut meninjau langsung upaya pemadaman di lapangan.

Dalam prosesnya, petugas menerapkan dua strategi pemadaman sekaligus, yaitu memanfaatkan drone water spray serta truk tangki untuk area bawah tebing, dan metode manual untuk kawasan atas. Dukungan suplai air juga diperkuat dengan pengerahan truk pemadam kebakaran dan mobil tangki dari BPBD Jatim.

"Kami menerapkan dua strategi pemadaman. Di bagian bawah tebing menggunakan drone water spray dan truk tangki, sedangkan di bagian atas petugas melakukan pemadaman manual dengan cara gepyok," ujar Gatot, Kamis 6 Agustus 2026.ย 

"Kami juga mengerahkan satu unit truk pemadam kebakaran dan satu unit mobil L300 bermuatan tandon air untuk mendukung suplai air di lokasi," kata Gatot.

Berdasarkan data Pusdalops BPBD Jatim, luas area yang terbakar sementara ini diperkirakan mencapai 70 hektare. Vegetasi yang terdampak meliputi cemara gunung, mentigen, akasia, hingga semak belukar. Beruntung, hingga kini belum ada laporan mengenai korban jiwa.

"Titik api berada di lereng Kaldera Bromo dengan kontur yang terjal dan disertai angin kencang, sehingga api cepat merambat ke bagian tebing yang lebih tinggi. Kondisi ini menjadi tantangan utama bagi petugas di lapangan," kata Gatot.

Guna menjaga keselamatan, pihak TNBTS telah menutup sebagian kawasan wisata Gunung Bromo, termasuk akses masuk dari arah Kabupaten Malang dan Lumajang hingga batas waktu yang belum ditentukan. Sebagai langkah percepatan, BNPB juga menerjunkan armada udara dari luar daerah.

"Hari ini BNPB memberikan dukungan satu unit helikopter yang didatangkan dari Palangkaraya. Semoga dukungan ini bisa mempercepat proses pemadaman kobaran api yang terjadi di Bromo ini," tutur Gatot.(joe)

Ringkasan AI

Kebakaran hutan seluas sekitar 70 hektare melanda Gunung Bromo di area Ranu Pani, Probolinggo, dengan petugas menggunakan drone water spray dan truk tangki untuk pemadaman di tebing bawah serta metode manual di atas tebing. Kawasan wisata ditutup sementara, dan BNPB mengerahkan helikopter guna mempercepat penanganan.

Powered by Ajakin.id โ€” AI Engine

Pilihan Redaksi

Dua WNI Korban TPPO Myanmar Akhirnya Dipulangkan Setelah Viral Tangannya DiborgolPekerja Migran Indonesia

Dua WNI Korban TPPO Myanmar Akhirnya Dipulangkan Setelah Viral Tangannya Diborgol

S Nurafifaยท 06 August 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

โš ๏ธ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.