VOICEINDONESIA.CO, Bojonegoro – Hujan deras disertai angin kencang menerjang wilayah Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, Rabu (4/11) sore. Akibatnya, bangunan garasi dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Jono roboh hingga rata dengan tanah dan menimpa 12 kendaraan yang terparkir di bawahnya.
Belasan kendaraan yang tertimpa reruntuhan tersebut terdiri dari dua mobil operasional SPPG dan 10 sepeda motor milik karyawan. berdasarkan informasi sementara, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Pantauan di lokasi, material bangunan berupa rangka kayu dan genteng berserakan menutupi kendaraan. Sejumlah warga terlihat berdatangan untuk menyaksikan kejadian sekaligus membantu membersihkan puing-puing bangunan yang ambruk total.
Kepala Desa (Kades) Jono, Kecamatan Temayang, Henis Meindrawati, membenarkan peristiwa tersebut. Dia mengatakan, bangunan garasi dapur SPPG roboh setelah wilayah setempat diterjang hujan deras disertai angin kencang sekitar pukul 16.00 WIB.
“Benar, hujannya sekitar pukul 16.00 WIB tadi. Sepertinya tidak ada korban jiwa,” ungkap Henis.
Sementara itu, Kapolsek Temayang, Iptu Ikhsan Jaelani, mengatakan bahwa bangunan garasi tersebut ambruk dan menimpa 12 kendaraan. Selain itu, angin kencang juga menyebabkan sebuah pohon tumbang hingga melintang di badan jalan.
“Hujannya tidak seberapa, tapi anginnya benar-benar kencang ini tadi. Sekitar pukul 16.35 WIB. Sementara data yang masuk, garasi SPPG menimpa dua mobil operasional dan 10 motor karyawan,” kata Iptu Ikhsan.
Pasca kejadian, jajaran Polsek Temayang bersama warga setempat langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan. Petugas bersama masyarakat bergotong royong mengevakuasi material bangunan yang roboh serta membersihkan ranting dan batang pohon yang tumbang.
“Saat ini, kami masih memberikan perbantuan evakuasi reruntuhan di lokasi kejadian. Untuk kronologi lebih lengkap nanti kami informasikan lagi,” pungkasnya.(joe)






















