VOICE Indonesia
Daerah

Kebakaran Meluas, Pintu Masuk Wisata Bromo dari Malang Ditutup

Joko Hermanto - VOICEIndonesia.coEditor: Redaksi3 menit baca
VOICE Indonesia di Google
1560953
Kawasan Bukit Teletubbies di Gunung Bromo yang mengalami kebakaran.(Foto: Dok.Istimewa)

VOICEINDONESIA.CO, Malang – Kebakaran yang kembali melanda kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) berdampak langsung terhadap aktivitas wisata. Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB-TNBTS) memutuskan menutup sementara akses wisata Gunung Bromo dari Jemplang, Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang.

Penutupan mulai diberlakukan pada Kamis (10/9) malam sekitar pukul 23.00 WIB dan berlangsung hingga batas waktu yang akan ditentukan kemudian. Kebijakan tersebut diambil dengan mempertimbangkan perkembangan kebakaran serta faktor keselamatan wisatawan.

Kepala BB-TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha mengatakan kebijakan penutupan dilakukan setelah titik api di kawasan Savana Pengol meluas menuju perbukitan di sekitarnya hingga memasuki kawasan Savana Lembah Watangan.

“Pintu masuk Jemplang (Malang) ditutup untuk pengunjung. Pengunjung dapat masuk ke dalam kawasan wisata Bromo melalui pintu Cemorolawang, Probolinggo, dan Wonokitri, Pasuruan,” ujarnya, Jumat (11/9).

Dengan ditutupnya jalur Jemplang, lanjut dia, bahwa wisatawan yang sebelumnya telah melakukan pemesanan atau reservasi untuk memasuki kawasan Gunung Bromo melalui Malang akan dialihkan menuju pintu masuk Cemorolawang di Probolinggo atau Wonokitri di Pasuruan.

Tak hanya menutup akses dari Jemplang, BB-TNBTS juga memberlakukan pembatasan aktivitas wisata di dalam kawasan taman nasional. Pengunjung hanya diperbolehkan melakukan aktivitas hingga kawasan Lautan Pasir dan dilarang mendekati area Savana Lembah Watangan.

Sementara itu, penutupan jalur wisata tersebut tidak berdampak terhadap mobilitas masyarakat yang melintas dari Malang menuju Lumajang maupun sebaliknya.

Akses transportasi Malang-Lumajang melalui wilayah Kecamatan Poncokusumo hingga Kecamatan Senduro tetap dapat dilalui seperti biasa. Kegiatan kunjungan wisatawan ke Ranu Regulo juga masih diperbolehkan dengan tetap mengikuti ketentuan yang berlaku.

“BB-TNBTS mengimbau masyarakat, pengendara, wisatawan, maupun pelaku usaha wisata yang beraktivitas di kawasan taman nasional untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran,” tegasnya.

Bahkan, masyarakat juga diminta tidak melakukan aktivitas dalam bentuk apa pun yang berpotensi memicu munculnya titik api baru di kawasan TNBTS.

Untuk sementara, akses menuju lokasi kebakaran hanya diperbolehkan bagi petugas, mitra, dan relawan yang terlibat langsung dalam penanganan serta pemadaman api sesuai tugas dan kewenangannya.

Sebelumnya, titik api baru terpantau muncul di kawasan Savana Pengol pada Kamis malam. Api kemudian merambat menuju perbukitan di sekitar lokasi hingga mencapai Savana Lembah Watangan. Kondisi angin yang cukup kencang membuat kobaran api cepat menyebar.

Kebakaran tersebut menjadi kejadian kedua yang terjadi di kawasan Bromo dalam waktu relatif berdekatan. Sebelumnya, kebakaran besar melanda kawasan tersebut sejak 3 Agustus hingga 18 Agustus 2026.

Peristiwa sebelumnya menghanguskan sekitar 1.126 hektare hutan dan lahan di kawasan Gunung Bromo sehingga aktivitas wisata sempat ditutup total.

Kegiatan wisata kemudian kembali dibuka mulai 20 Agustus 2026 setelah Satgas Pemadaman Api Bromo melakukan koordinasi dan memastikan api telah padam serta kondisi kawasan dinilai aman untuk kembali dikunjungi wisatawan.

Namun, munculnya kembali titik api pada Kamis malam membuat BB-TNBTS kembali mengambil langkah pembatasan untuk mencegah risiko terhadap keselamatan pengunjung sekaligus mendukung proses penanganan kebakaran.(joe)

Ringkasan AI

Kebakaran yang kembali melanda kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) berdampak langsung terhadap aktivitas wisata. Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB-TNBTS) memutuskan menutup sementara akses wisata Gunung Bromo dari Jemplang, Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang.

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

Belasan Kapal dan 2 Drone Dikerahkan Cari 8 Orang Hilang di Selat SundaNasional

Belasan Kapal dan 2 Drone Dikerahkan Cari 8 Orang Hilang di Selat Sunda

Kiky· 11 September 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.