VOICE Indonesia
Daerah

Polda Jatim Periksa 22 Saksi, Dugaan Manifes Bodong KMP Mutiara Sentosa II

Farhan Sunday Mahardika - VOICEIndonesia.coEditor: Abdulloh Hilmi2 menit baca
VOICE Indonesia di Google
1001207532
Direktur Polairud Polda Jatim Kombes Pol Arman Asmara.(Foto: Dok.Istimewa)

VOICEINDONESIA.CO, Surabaya – Penyelidikan kasus terbakarnya KMP Mutiara Sentosa II di Perairan Utara Sumenep, Madura, pada 2 Agustus 2026 terus bergulir. Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Jawa Timur menemukan indikasi adanya ketidaksesuaian antara data manifes resmi dengan jumlah penumpang maupun barang yang diangkut kapal.

Dugaan tersebut mengemuka setelah penyidik menemukan perbedaan data yang disampaikan sejumlah pihak terkait. Informasi mengenai jumlah penumpang disebut masih berubah-ubah sehingga belum dapat dipastikan secara final.

Direktur Polairud Polda Jatim Kombes Pol Arman Asmara mengatakan, hingga kini pihaknya belum dapat mempublikasikan jumlah penumpang yang sebenarnya karena masih dalam proses pendalaman.

“Data yang kami dapatkan masih berubah-ubah. Ada perbedaan dugaan jumlah manifes antara versi pengelola kapal dengan hasil penyelidikan kami di lapangan,” ujar Arman.

Untuk mengungkap dugaan ketidaksesuaian manifes tersebut, penyidik terus mengumpulkan keterangan dari berbagai pihak yang terkait dengan operasional kapal. Hingga saat ini, sebanyak 22 saksi telah diperiksa.

Para saksi berasal dari unsur pengelola kapal, anak buah kapal (ABK), hingga pihak-pihak yang terlibat dalam proses keberangkatan KMP Mutiara Sentosa II.

Penyelidikan difokuskan untuk memastikan ada atau tidaknya unsur kelalaian maupun kesengajaan dalam pencatatan data manifes. Penyidik juga mendalami kemungkinan pelanggaran aturan keselamatan pelayaran apabila ditemukan ketidaksesuaian antara jumlah penumpang yang tercatat dengan kondisi sebenarnya.(fsm)

Ringkasan AI

Surabaya – Penyelidikan kasus terbakarnya KMP Mutiara Sentosa II di Perairan Utara Sumenep, Madura, pada 2 Agustus 2026 terus bergulir. Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Jawa Timur menemukan indikasi adanya ketidaksesuaian antara data manifes resmi dengan jumlah penumpang maupun barang yang diangkut kapal.

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

Pemerintah Targetkan 500 Ribu PMI Terampil hingga 2029Pekerja Migran Indonesia

Pemerintah Targetkan 500 Ribu PMI Terampil hingga 2029

Afifah· 26 August 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.