VOICEINDONESIA.CO, Tapanuli Selatan – Operasi Patuh Toba 2026 di Sumatera Utara tidak hanya diisi dengan penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas. Di Kabupaten Tapanuli Selatan, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tapanuli Selatan mengedepankan pendekatan humanis dengan membagikan helm gratis kepada pengendara sepeda motor, Jumat (6/11/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), tepatnya di Desa Sigalangan, Kecamatan Batang Angkola. Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Anton Santoso bersama personel Satlantas turun langsung membagikan helm kepada pengendara yang kedapatan tidak menggunakan pelindung kepala saat berkendara.
Selain membagikan helm, petugas juga memberikan edukasi mengenai pentingnya menggunakan perlengkapan keselamatan guna mengurangi risiko cedera apabila terjadi kecelakaan lalu lintas.
Operasi Patuh Toba 2026 di wilayah Sumatera Utara berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026. Operasi ini mengusung tema "Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman dan Berkeselamatan".
Dalam pelaksanaannya, pendekatan edukatif, persuasif, dan humanis menjadi salah satu langkah yang dikedepankan. Pembagian helm gratis tersebut sekaligus menjadi upaya mengingatkan masyarakat bahwa keselamatan berkendara bukan semata-mata untuk menghindari penindakan petugas, melainkan kebutuhan setiap pengguna jalan.
Kasat Lantas Polres Tapanuli Selatan IPTU James Sihombing mengimbau masyarakat agar melengkapi perlengkapan keselamatan saat berkendara, khususnya menggunakan helm.
"Mari masyarakat Tapanuli Selatan agar melengkapi perlengkapan kendaraannya, salah satunya menggunakan helm. Karena kepala kita tidak lebih keras daripada aspal hitam. Pentingnya menjaga keselamatan adalah harapan kita bersama," ujarnya.
Kegiatan tersebut mendapat respons positif dari sejumlah pengendara. Mereka menyambut baik pembagian helm sekaligus edukasi keselamatan yang disampaikan personel kepolisian.
Melalui kegiatan ini, Satlantas Polres Tapanuli Selatan berharap kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat. Keselamatan di jalan raya bukan hanya menjadi perhatian ketika ada petugas, tetapi harus menjadi kesadaran dan kebutuhan setiap pengguna jalan. (SS)























