VOICE Indonesia
Internasional

Iran Sampaikan 5 Syarat ke AS untuk Lanjutkan Diplomasi, Termasuk Buka Blokade Laut

S Nurafifa - VOICEIndonesia.coEditor: Redaksi2 menit baca
VOICE Indonesia di Google
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi(Foto: Voiceindonesia.co/Ist)

VOICEINDONESIA.CO, Teheran – Iran secara resmi menyampaikan syarat-syarat melanjutkan proses diplomatik kepada Amerika Serikat di sela Sidang Umum PBB, melalui pertemuan yang difasilitasi Qatar sebagai perantara. Menlu Iran Abbas Araghchi menyampaikan langsung persyaratan tersebut kepada utusan khusus AS Steve Witkoff pada Selasa (22/9/2026).

Jubir Kemlu Iran Esmaeil Baghaei menegaskan seluruh syarat disampaikan tanpa menyisakan ruang tafsir ganda kepada pihak Amerika.

"Dalam proses interaksi yang berlangsung sekitar dua jam, persyaratan untuk melanjutkan diplomasi yang tidak menyisakan keraguan atau ambiguitas telah disampaikan kepada pihak Amerika," tulis Baghaei di X, Rabu (23/9/2026).

Lima syarat yang diajukan Iran mencakup pencabutan blokade laut, penghentian agresi AS terhadap Iran dan apa yang disebut Teheran sebagai terorisme ekonomi, penghentian perang di semua front, pembukaan blokir aset Iran, serta pengakuan terhadap jalur aman di Selat Hormuz yang telah disepakati dengan Oman.

Konflik AS-Iran bermula dari serangan AS dan Israel terhadap sejumlah sasaran di Iran pada 28 Februari, yang memicu serangan balasan dari Teheran. Pada pertengahan Juni kedua negara sempat menandatangani nota kesepahaman untuk menghentikan permusuhan, namun konflik kembali berlanjut tak lama kemudian dan hingga kini belum terselesaikan.

Dampaknya terasa hingga pasar energi global. Pelayaran melintasi Selat Hormuz yang hampir terhenti akibat eskalasi konflik memukul pasokan minyak, produk minyak bumi, dan gas alam cair, sekaligus mendorong kenaikan harga bahan bakar secara signifikan di berbagai belahan dunia.

Ringkasan AI

Iran secara resmi menyampaikan syarat-syarat melanjutkan proses diplomatik kepada Amerika Serikat di sela Sidang Umum PBB, melalui pertemuan yang difasilitasi Qatar sebagai perantara. Menlu Iran Abbas Araghchi menyampaikan langsung persyaratan tersebut kepada utusan khusus AS Steve Witkoff pada Selasa (22/9/2026).

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

Presiden Prabowo Pantau Penanganan Karhutla, Sisa 209,78 Hektare Terus DipadamkanNasional

Presiden Prabowo Pantau Penanganan Karhutla, Sisa 209,78 Hektare Terus Dipadamkan

Kiky· 23 September 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.