VOICE Indonesia
Internasional

Serangan Houthi Berlanjut, Inggris Izinkan Dukungan Pertahanan untuk Arab Saudi

Afifah - VOICEIndonesia.coEditor: Abdulloh Hilmi1 menit baca
VOICE Indonesia di Google
Bendera Arab Saudi
Ilustrasi bendera Arab Saudi(Foto: dok./voiceindonesia.co/gemini)

VOICEINDONESIA.CO, Moskow – Perdana Menteri Inggris Andy Burnham mengizinkan angkatan bersenjata Inggris memberikan dukungan kepada Arab Saudi dalam menghadapi serangan kelompok Houthi yang menguasai sebagian wilayah utara Yaman.

Informasi tersebut disampaikan jurnalis Bloomberg, Alex Wickham. Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Inggris Ed Miliband juga menyatakan dukungan kepada Riyadh dalam pembicaraan dengan mitranya dari Arab Saudi di tengah serangan yang dilancarkan kelompok Houthi dari Yaman.

"Kami telah menerima permohonan dukungan militer dari Kerajaan Arab Saudi, dan atas saran Menteri Pertahanan serta Menteri Luar Negeri, tadi malam saya menyetujui hal tersebut bagi layanan pengisian bahan bakar di udara yang bersifat defensif; itulah kesepakatan yang telah kami berikan," demikian kutipan pernyataan Burnham di platform X sebagaimana dilaporkan Wickham.

Menurut keterangan Wickham, Burnham menegaskan bahwa kesepakatan tersebut bersifat sementara dan hanya mencakup dukungan pertahanan.

Dukungan tersebut diberikan setelah kelompok Houthi melancarkan serangan ke wilayah Arab Saudi. Pada Sabtu (19/9), kelompok Houthi mengumumkan telah melancarkan serangan rudal terhadap sejumlah target strategis di Riyadh.

Selain itu, Houthi menyebut serangan juga menyasar sejumlah fasilitas milik perusahaan minyak Saudi Aramco di wilayah barat Arab Saudi.

Kelompok tersebut menyatakan serangan itu dilakukan sebagai tanggapan atas serangan terhadap Yaman. Dalam serangan tersebut, Houthi mengklaim menggunakan rudal dan pesawat nirawak (drone). (af)

Ringkasan AI

Perdana Menteri Inggris Andy Burnham mengizinkan angkatan bersenjata Inggris memberikan dukungan kepada Arab Saudi dalam menghadapi serangan kelompok Houthi yang menguasai sebagian wilayah utara Yaman. Informasi tersebut disampaikan jurnalis Bloomberg, Alex Wickham.

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

Kuwait Minta Tambah PMI, MoU 1996 Siap DiperbaruiPekerja Migran Indonesia

Kuwait Minta Tambah PMI, MoU 1996 Siap Diperbarui

S Nurafifa· 21 September 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.