VOICE Indonesia
Nasional

KPAI: BGN Harus Transparan Investigasi Kasus Keracunan MBG

Afifah - VOICEIndonesia.co
KPAI: BGN Harus Transparan Investigasi Kasus Keracunan MBG
KPAI: BGN Harus Transparan Investigasi Kasus Keracunan MBG

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendesak Badan Gizi Nasional (BGN) untuk segera melakukan investigasi menyeluruh dan transparan terkait kasus keracunan massal yang menimpa 72 siswa peserta program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jakarta Timur.

KPAI meminta hasil uji laboratorium mengenai penyebab pasti keracunan segera diumumkan kepada publik.

Tercatat sebanyak 72 siswa dari empat sekolah, yakni SMAN 91, SDN Pondok Kelapa 01, SDN Pondok Kelapa 09, dan SDN Pondok Kelapa 07 menjadi korban setelah mengonsumsi paket makanan pada Kamis (2/4/2026).

Baca Juga: Pemerintah Sita 1.699 Hektare Lahan Tambang AKT

Para siswa saat ini tengah menjalani perawatan intensif di beberapa rumah sakit, termasuk RSKD Duren Sawit, RS Islam Pondok Kopi, dan RS Harum.

"BGN wajib melakukan investigasi menyeluruh secara transparan dan segera mengumumkan hasil uji laboratorium terkait penyebab keracunan," kata Wakil Ketua KPAI Jasra Putra saat dihubungi di Jakarta, Selasa (7/4/2026).

Selain menuntut transparansi hasil lab, KPAI meminta BGN menjamin seluruh biaya pengobatan dan medis para korban hingga pulih sepenuhnya.

Jasra juga menekankan pentingnya evaluasi total terhadap sistem tata kelola, rantai pasok, hingga standar penyimpanan di setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) guna mencegah kejadian serupa berulang di kemudian hari.

Baca Juga: KPK Belum Tetapkan Tahan Tersangka Korupsi Dana CSR Bank Indonesia

"BGN harus mendengarkan suara dan kekhawatiran anak serta orang tua. Pemulihan program harus berawal dari pelibatan perspektif penerima manfaat," ujar Jasra.

Sebagai bentuk pengawasan, KPAI telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SMAN 91 dan menjenguk para siswa yang dirawat di RS Islam Pondok Kopi pada Selasa siang.

KPAI menegaskan bahwa keamanan pangan anak-anak dalam program nasional ini tidak boleh dikompromikan, mengingat program MBG merupakan pilar penting dalam pemenuhan gizi generasi mendatang.

BGN diharapkan dapat segera memberikan keterangan resmi mengenai standar operasional prosedur (SOP) di dapur umum atau SPPG yang memasok makanan ke empat sekolah tersebut, guna mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap program unggulan pemerintah ini. (af/ri)

Pilihan Redaksi: Reformasi Perlindungan Upah Awak Kapal Perikanan Asing Taiwan Baca Berita Lainnya di Google News 

Pilihan Redaksi

PHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMIPekerja Migran Indonesia

PHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI

Afifah· 17 July 2026
#BGN#KPAI#MBG
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.