VOICE Indonesia
Nasional

Geram! Menaker Minta Aplikasi Layanan Publik Tak Boleh Lagi Error

Afifah - VOICEIndonesia.co2 menit baca
VOICE Indonesia di Google
Geram! Menaker Minta Aplikasi Layanan Publik Tak Boleh Lagi Error
Geram! Menaker Minta Aplikasi Layanan Publik Tak Boleh Lagi Error

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli memberikan peringatan keras kepada seluruh jajarannya untuk memastikan seluruh aplikasi dan layanan publik digital berjalan tanpa kendala.

Ia menegaskan tidak ingin lagi mendengar adanya laporan mengenai sistem yang bermasalah, aplikasi yang down, maupun kontak informasi yang sulit dijangkau oleh masyarakat.

“Saya menginginkan layanan tidak boleh bermasalah. Kondisi memang tidak mudah, dan saya tidak menginginkan masih ada layanan dan aplikasi yang bermasalah, yang down, serta kontak informasi yang tidak bisa dijangkau,” ujar Yassierli dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (31/3/2026).

Baca Juga: 14 Warga Palembang Terjebak Sindikat Judi Online di Kamboja 

Yassierli menyatakan, hal ini bertujuan untuk memastikan layanan strategis seperti Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP), pelatihan kerja, dan pasar kerja dapat diakses secara cepat dan responsif oleh para pekerja.

Menurut Menaker, kendala teknis pada layanan publik bukan sekadar masalah sistem, melainkan hambatan nyata bagi masyarakat untuk mendapatkan perlindungan negara.

Di tengah situasi ekonomi yang penuh tekanan, keandalan layanan digital menjadi tolok ukur kehadiran negara bagi para pekerja yang membutuhkan bantuan atau informasi ketenagakerjaan.

Baca Juga: Mendagri Tuntut Kepala Daerah Kreatif Kelola Keterbatasan Anggaran 

Peningkatan kualitas layanan ini menjadi perhatian serius karena menyangkut kebutuhan mendasar masyarakat.

Menaker meminta seluruh unit kerja di lingkungan Kemnaker untuk membuang ego sektoral dan memperbaiki koordinasi internal agar pelayanan tidak berjalan sendiri-sendiri.

“Negara dituntut hadir melalui layanan yang andal dan mudah dijangkau. Seluruh unit kerja harus memperkuat koordinasi dan memperbaiki cara kerja internal,” tegasnya.

Melalui perbaikan tata kelola dan infrastruktur teknologi ini, Kemnaker optimistis aksesibilitas program-program ketenagakerjaan akan semakin luas dan memberikan dampak optimal bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di Indonesia. (af/hi)

Pilihan Redaksi: Bahlil: Pemerintah Minta Bantuan Masyarakat Hadapi Dampak Perang Timur Tengah

Baca Berita Lainnya di Google News

Ringkasan AI

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli memberikan peringatan keras kepada jajarannya agar aplikasi dan layanan publik digital tidak boleh lagi mengalami gangguan atau error. Menaker menekankan bahwa kendala teknis pada layanan publik merupakan hambatan nyata bagi masyarakat untuk mengakses perlindungan negara, khususnya program Jaminan Kehilangan Pekerjaan, pelatihan kerja, dan pasar kerja. Ia meminta seluruh unit kerja di Kementerian Ketenagakerjaan meningkatkan koordinasi internal dan memperbaiki tata kelola untuk memastikan layanan ketenagakerjaan dapat diakses dengan cepat dan responsif.

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

Kemlu Angkat Bicara Soal Dugaan TPPO yang Libatkan WNI di Korea SelatanPekerja Migran Indonesia

Kemlu Angkat Bicara Soal Dugaan TPPO yang Libatkan WNI di Korea Selatan

Afifah· 31 August 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.