VOICE Indonesia
News

DPR Minta Menlu Baru Soroti Isu Palestina dan Perlindungan WNI

Afifah - VOICEIndonesia.coEditor: M. Rizki2 menit baca
VOICE Indonesia di Google
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta(Foto: dok./voiceindonesia.co/dpr)

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta menyampaikan ucapan selamat atas penunjukan Arrmanatha Nasir sebagai Menteri Luar Negeri yang baru.

Pengalaman Arrmanatha sebagai diplomat karier dinilai menjadi modal krusial dalam memperkuat diplomasi Indonesia di tengah dinamika global yang kian kompleks.

“Saya mengucapkan selamat kepada Pak Arrmanatha Nasir atas amanah sebagai Menteri Luar Negeri. Beliau diplomat karier dengan pengalaman panjang, termasuk di PBB. Ini modal penting untuk memimpin Kemlu di tengah situasi internasional yang semakin rumit,” ujar Sukamta dalam keterangannya di Jakarta.

Politisi Fraksi PKS tersebut mendorong Menlu baru untuk mengoptimalkan kapasitas diplomat Indonesia serta memperkuat koordinasi lintas kementerian agar setiap kesepakatan internasional memiliki tindak lanjut yang jelas.

“Koordinasi antarkementerian juga harus kuat karena banyak persoalan luar negeri berkaitan langsung dengan ekonomi, pertahanan, dan kepentingan masyarakat,” kata Sukamta.

Sukamta menekankan agar Kemlu konsisten memegang teguh prinsip politik luar negeri bebas aktif guna menjaga independensi dan kedaulatan bangsa.

“Politik luar negeri bebas aktif harus menjaga kemandirian Indonesia dalam mengambil keputusan. Kita perlu mampu bekerja sama dengan berbagai negara sekaligus tegas mempertahankan kedaulatan dan kepentingan nasional,” tegas doktor lulusan Inggris tersebut.

Dalam catatannya, Komisi I DPR menitikberatkan sejumlah agenda prioritas, mulai dari pelindungan WNI, diplomasi ekonomi, kepemimpinan aktif di kawasan ASEAN, hingga konsistensi dukungan terhadap kemerdekaan Palestina.

“Untuk Palestina, bantuan kemanusiaan dan rekonstruksi harus berjalan seiring dengan perjuangan mengakhiri pendudukan dan mewujudkan negara Palestina yang merdeka,” ujarnya.

Sukamta menegaskan keberhasilan diplomasi harus diukur dari dampak konkrit bagi masyarakat dan kedaulatan negara. Ia menyatakan Komisi I siap mengawal dan mengawasi kinerja Kemlu di bawah kepemimpinan baru.

“Ukuran keberhasilan diplomasi harus terlihat pada hasilnya: warga kita terlindungi, kedaulatan terjaga, peluang ekonomi bertambah, dan Indonesia semakin mampu ikut menyelesaikan persoalan dunia. Komisi I tentu siap bekerja bersama sekaligus menjalankan pengawasan agar tujuan tersebut tercapai,” tutur Sukamta.

Di akhir keterangannya, Sukamta turut mengapresiasi kinerja Sugiono selama menjabat sebagai Menlu serta memberikan selamat atas posisi barunya di kabinet.

“Terima kasih kepada Pak Sugiono atas pengabdiannya dan selamat bekerja di amanah baru sebagai Menko PMK. Semoga semakin sukses dalam menjalankan tugas untuk bangsa dan negara,” tutupnya. (af)

Ringkasan AI

DPR RI melalui Wakil Ketua Komisi I Sukam

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

Peserta Pelatihan SMK Go Global Dilatih Budidaya Ikan Air TawarPekerja Migran Indonesia

Peserta Pelatihan SMK Go Global Dilatih Budidaya Ikan Air Tawar

S Nurafifa· 03 October 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.