VOICE Indonesia
HOT
Olahraga

Persebaya Libas Madura United 3-1 Usai Lawan 10 Pemain

Joko Hermanto - VOICEIndonesia.coEditor: Abdulloh Hilmi4 menit baca

Ringkasan Berita

AI
VOICE Indonesia di Google
Persebaya
Derby Suramadu yang mempertandingkan Persebaya vs Madura united di stadion Gelora Bung Tomo Surabaya(Foto: Dok Istimewa)

VOICEINDONESIA.CO, Surabaya – Persebaya Surabaya menuntaskan Derby Suramadu dengan skor 3-1 atas Madura United, namun jalannya pertandingan menyisakan pertanyaan tentang kengeyelan Green Force memburu mahkota musim ini.

Dalam laga pekan ketujuh Super League 2026/2027 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Senin (26/10) malam, Persebaya bahkan sempat kehilangan keunggulan ketika lawan sudah bermain dengan sepuluh orang. Dua gol pada pengujung pertandingan akhirnya menyelamatkan tuan rumah dari ancaman kembali kehilangan poin.

Miguel Pereira membuka keunggulan pada menit ke-22. Namun, Persebaya baru bisa mengunci kemenangan melalui penalti Yuran Fernandes pada menit ke-90+1 dan gol Yann Mabella pada menit ke-90+6.

Tambahan tiga poin membawa Persebaya mengoleksi 12 poin dari tujuh pertandingan. Kemenangan tersebut sekaligus mengakhiri dua laga tanpa kemenangan. Sebelum Derby Suramadu, Green Force membukukan dua kemenangan, tiga hasil imbang, dan sekali kalah.

Sejatinya, Persebaya memiliki modal untuk menuntaskan pertandingan lebih awal. Namun Gol Pereira, yang memanfaatkan umpan Gledson Paixao, membuat tuan rumah memasuki babak kedua dengan keunggulan 1-0.

Selepas jeda, Green Force berusaha memperbesar jarak. Miguel Pereira merepotkan pertahanan lawan melalui aksi individu, sementara Alex Martins mencoba mengancam lewat tembakan jarak jauh. Namun, upaya tersebut belum menghasilkan gol tambahan.

Madura United juga memberikan perlawanan. Sebuah peluang tim tamu melambung di atas gawang Reza Arya. Walber Mota kemudian ikut meredam ancaman berikutnya.

Persebaya kembali menekan melalui Francisco Rivera. Tembakan gelandang asal Meksiko itu pada menit ke-55 melintas tipis di atas mistar.

Keuntungan tuan rumah semakin besar ketika Madura United kehilangan seorang pemain pada menit ke-57 setelah pelanggaran keras terhadap Catur Pamungkas. Persebaya memiliki keunggulan skor, jumlah pemain, sekaligus dukungan publik sendiri.

Justru dalam situasi itulah Green Force kecolongan. Madura United menyamakan kedudukan pada menit ke-65 melalui tendangan bebas yang menjebol gawang Reza Arya. Kehilangan satu pemain ternyata belum memadamkan perlawanan tim tamu.

Skor 1-1 mengubah tekanan pertandingan. Persebaya harus kembali memburu gol, sementara Madura United memiliki hasil yang bisa dipertahankan dengan sepuluh pemain.

Toni Firmansyah mencoba memecah kebuntuan melalui tembakan jarak jauh. Persebaya juga melakukan penyegaran. Syahrul Lasinari masuk menggantikan Catur Pamungkas, disusul Yann Mabella dan Ricky Pratama yang menggantikan Gledson Paixao serta Saddil Ramdani.

Masuknya tenaga baru menambah dorongan serangan tuan rumah. Mabella segera mencoba mengancam, tetapi tembakannya belum menemui sasaran. Sundulan Rivera juga belum mampu mengembalikan keunggulan.

Menit demi menit berlalu tanpa gol tambahan. Keunggulan jumlah pemain belum berhasil diterjemahkan Persebaya menjadi keunggulan di papan skor.

Jalan keluar akhirnya datang melalui penalti setelah Miguel Pereira saat dilanggar di kotak terlarang. Yuran Fernandes mengambil tanggung jawab sebagai eksekutor dan menuntaskannya pada menit pertama tambahan waktu.

GBT kembali bergemuruh. Persebaya unggul 2-1 setelah cukup lama berada dalam tekanan untuk segera mencetak gol.

Madura United masih berusaha mengejar. Namun, Mabella menutup peluang kebangkitan tim tamu melalui tendangan melengkung pada menit ke-90+6. Green Force pun mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 3-1.

Secara statistik, Persebaya lebih dominan dengan penguasaan bola 64 persen, berbanding 36 persen milik Madura United. Green Force membukukan 15 tembakan, sedangkan tim tamu hanya enam. Persebaya juga unggul enam berbanding satu dalam perolehan sepak pojok.

Namun, dominasi tersebut belum sepenuhnya diimbangi ketepatan penyelesaian akhir. Dari 15 tembakan Persebaya, hanya lima yang tepat sasaran, sementara sepuluh lainnya melenceng. Madura United mencatatkan tiga tembakan tepat sasaran dari enam percobaan

Angka-angka itu memperlihatkan bahwa Persebaya mampu lebih banyak mengancam, tetapi masih perlu lebih cermat menuntaskan peluang agar kemenangan tidak harus ditentukan pada menit-menit terakhir.

Tujuh pertandingan memang belum menentukan akhir perjalanan. Namun, di tengah tuntutan meraih mahkota juara pada musim yang beriringan dengan momentum bersejarah satu abad Persebaya, penampilan Green Force sejauh ini belum cukup meyakinkan.

Kemenangan atas sepuluh pemain Madura United di kandang sendiri patut dirayakan, sekaligus kembali menjadi alarm bahwa masih banyak yang harus dibenahi.

Ambisi sebesar satu abad membutuhkan permainan yang lebih matang, tajam, dan konsisten. Persebaya perlu lebih cepat menuntaskan peluang dan lebih kukuh menjaga keunggulan agar pertandingan yang semestinya bisa dikendalikan tidak kembali menjadi pertaruhan pada menit-menit terakhir.

Ingat, sejarah Surabaya tak dibangun oleh mereka yang lekas menyerah. Arek-arek Suroboyo mengenal perjuangan hingga tenaga terakhir, hingga peluit penghabisan. Jalan menuju mahkota masih cukup membentang, dan Persebaya punya kesempatan untuk memperbaiki langkah.

Ke depan, keberanian harus hidup dalam setiap duel, setiap peluang, dan setiap laga yang tersisa. Pantang tertunduk sebelum perjuangan benar-benar berakhir. Agar perayaan satu abad kelak menyimpan kebanggaan atas perjuangan yang dituntaskan.(joe)

Pilihan Redaksi

Pemerintah Berangkatkan 271 PMI ke Korea SelatanPekerja Migran Indonesia

Pemerintah Berangkatkan 271 PMI ke Korea Selatan

S Nurafifa· 26 October 2026
#Madura united#Persebaya Surabaya#stadion gelora bung tomo#Derby Suramadu#super league 2026/2027
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.