VOICE Indonesia
HOT
Ekonomi

Investor Tembus 30,87 Juta, tapi Literasi Pasar Modal RI Baru 11,78 Persen

S Nurafifa - VOICEIndonesia.coEditor: Redaksi2 menit baca

Ringkasan Berita

AI
VOICE Indonesia di Google
Ilustrasi meja kerja bernuansa hangat dengan data pasar modal di bagian atas: jumlah investor 30,87 juta orang naik 60 persen dibandingkan tahun sebelumnya, indeks literasi 11,78 persen, dan indeks inklusi 3,34 persen
Ilustrasi jumlah investor pasar modal Indonesia yang mencapai sekitar 30,87 juta orang, dengan indeks literasi 11,78 persen dan indeks inklusi 3,34 persen.(Foto: Voiceindonesia.co)

VOICEINDONESIA.CO, Cirebon – Jumlah investor pasar modal Indonesia mencapai sekitar 30,87 juta orang, tetapi indeks literasinya baru 11,78 persen.

Kepala Direktorat Pengawasan Pengelolaan Investasi, Departemen Pengawasan Pengelolaan Investasi 1 dan Pasar Modal Regional Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sujanto mengatakan, jumlah investor itu meningkat 60 persen dibandingkan tahun sebelumnya, sedangkan indeks inklusi tercatat 3,34 persen.

Sujanto mengatakan perluasan jumlah investor harus disertai pemahaman karakteristik produk dan risiko agar masyarakat memilih sesuai kemampuan finansial.

"Harapan kita yang paling penting adalah itu, bagaimana untuk ke depan itu untuk memahami risikonya," ujarnya pada Senin (26/10/2026).

OJK menggencarkan Program Investasi Terencana dan Berkala (PINTAR) lewat produk reksa dana. Program ini terdiri atas layanan reksa dana umum tanpa batasan usia dan SiMuda Investasiku untuk usia 18 hingga 30 tahun.

Sujanto menyebut sasaran program mencakup pelajar, mahasiswa, hingga pekerja.

"Harapannya ini akan menyebar pada banyak penduduk yang ada di Indonesia ini, termasuk nanti apakah pelajar, mahasiswa, pekerja, dan sebagainya," katanya.

Reksa dana dinilai bisa menjadi langkah awal sebelum calon investor mempelajari instrumen yang lebih kompleks seperti saham. Reksa dana terbagi dalam kategori pasar uang, pendapatan tetap, campuran, dan saham, dengan tingkat risiko berbeda.

Sujanto juga meminta media massa menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang agar masyarakat memahami peluang dan risiko sebelum berinvestasi.

"Kami berharap rekan-rekan wartawan bukan hanya sekadar sebagai peliput berita, melainkan juga menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang," tandasnya.

Pilihan Redaksi

Pemerintah Berangkatkan 271 PMI ke Korea SelatanPekerja Migran Indonesia

Pemerintah Berangkatkan 271 PMI ke Korea Selatan

S Nurafifa· 26 October 2026
#OJK#Literasi pasar modal#Ekonomi
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.