VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin menilai antusiasme masyarakat dalam gelaran Karnaval Bersatu Harmoni Nusantara di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Senin (17/8/2026) malam, menunjukkan respons positif terhadap berbagai program prioritas pemerintah.
Menurut Mukhtarudin, momentum tersebut dapat dimanfaatkan kementerian dan lembaga untuk menyampaikan informasi mengenai program yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat.
“Luar biasa antusiasme masyarakat merespons positif terhadap program-program prioritas pemerintah. Semua informasi penting harus disampaikan kepada masyarakat, program kementerian yang pro rakyat demi kesejahteraan rakyat,” ujar Mukhtarudin.
Mukhtarudin hadir dalam karnaval yang menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Presiden Prabowo Subianto juga turut menyaksikan acara tersebut.
Ribuan masyarakat memadati kawasan Monas untuk menyaksikan rangkaian kendaraan hias serta berbagai kreativitas yang ditampilkan dalam perayaan kemerdekaan.
Sebanyak 32 kendaraan hias dari berbagai kementerian, lembaga, dan pelajar ikut dalam iring-iringan karnaval. Rangkaian kendaraan tersebut diawali kendaraan hias Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Luar Negeri, Badan Gizi Nasional, hingga kendaraan hias Polri sebagai penutup.
Mukhtarudin mengatakan keterlibatan kementerian dan lembaga dalam kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk memperkenalkan berbagai program pemerintah kepada masyarakat secara lebih luas.
“Keterlibatan kementerian dan lembaga dalam karnaval ini menjadi momentum untuk mendekatkan berbagai program pemerintah kepada masyarakat secara luas,” imbuhnya.
Dalam kegiatan tersebut, Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) turut menghadirkan booth Asta Mandala SMK Go Global.
Booth tersebut menjadi sarana untuk memperkenalkan program peningkatan kompetensi generasi muda Indonesia agar lebih siap memasuki pasar kerja global.
Masyarakat juga dapat memperoleh informasi mengenai berbagai peluang dan program pemerintah dalam menyiapkan talenta muda yang memiliki keterampilan, kompetensi, serta daya saing untuk bekerja di pasar internasional.
Mukhtarudin menegaskan penyampaian informasi publik mengenai program pemerintah perlu dilakukan secara luas. Dengan demikian, masyarakat dapat mengetahui berbagai kebijakan dan manfaat program yang dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan.
Ia menilai Karnaval Bersatu Harmoni Nusantara tidak hanya menjadi bagian dari perayaan kemerdekaan, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan dan persatuan masyarakat.
“Semangat kemerdekaan harus terus kita jaga dengan persatuan, gotong royong, dan memastikan setiap program pemerintah benar-benar hadir serta dirasakan manfaatnya oleh seluruh rakyat Indonesia,” pungkas Mukhtarudin.



























