VOICE Indonesia
Politik

Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Dinilai Momentum Tepat Evaluasi Kabinet

Abdulloh Hilmi - VOICEIndonesia.co2 menit baca
VOICE Indonesia di Google
Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Dinilai Momentum Tepat Evaluasi Kabinet
Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Dinilai Momentum Tepat Evaluasi Kabinet
VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago menyatakan satu tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menjadi momentum untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Kabinet Merah Putih. Menurutnya, menteri bukan hanya sekadar pembantu Presiden, tetapi juga penentu keberhasilan program dan janji politik kepada rakyat. Ia menilai masih ada sejumlah menteri yang menjadi beban bagi pemerintahan. “Presiden Prabowo sendiri, katanya, sudah memberikan sinyal tegas terkait hal ini, dengan menyatakan kesiapannya melakukan reshuffle terhadap menteri yang dianggap “nakal” dan sudah tiga kali diingatkan,” kata Pangi dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Selasa (21/10/2025). Pangi menambahkan, Prabowo harus berani menggunakan hak prerogatifnya secara tegas dan tepat. Menteri yang tidak menunjukkan hasil nyata dalam satu tahun terakhir harus segera diganti, karena negara tidak memerlukan pejabat yang hanya sibuk pencitraan dan memberikan kabar gembira tanpa kerja konkret. Ia menegaskan, beberapa program prioritas pemerintah, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Merah Putih, Sekolah Rakyat, layanan kesehatan gratis, subsidi upah, swasembada pangan, dan pelayanan haji, harus dikelola oleh menteri yang kompeten dan siap bertanggung jawab penuh atas keberhasilannya. “Menteri harus loyal kepada presiden dan rakyat, bukan kepada kepentingan pribadi atau kelompok. Bila ada konflik kepentingan, sebaiknya mundur saja. Pemerintah butuh sosok berintegritas, berkompetensi, dan paham penderitaan rakyat,” ujarnya. Berdasarkan catatan Voxpol Center, beberapa posisi kementerian yang perlu dievaluasi secara serius adalah Menteri Kehutanan, Menteri Kesehatan, Menteri Perumahan dan Permukiman, Menteri Pariwisata, Menteri Dalam Negeri, Menteri Desa dan PDT, serta Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN dan Kepala Badan Gizi Nasional. “Satu tahun sudah cukup kesempatan yang diberikan untuk menilai siapa yang bekerja, siapa yang sekadar numpang jabatan. Jika reshuffle dilakukan dengan tepat, Presiden Prabowo akan memiliki tim yang solid untuk menuntaskan janji-janji besarnya kepada rakyat,” pungkas Pangi.

Ringkasan AI

**Rangkuman:** Satu tahun pemerintahan Prabowo-Gibran menjadi momentum untuk mengevaluasi kinerja Kabinet Merah Putih, menurut Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago. Ia menilai beberapa menteri masih menjadi beban karena tidak menunjukkan hasil nyata dan hanya fokus pencitraan tanpa kerja konkret, sehingga perlu dilakukan reshuffle terhadap menteri yang dinilai tidak kompeten. Pangi menekankan bahwa menteri harus loyal kepada presiden dan rakyat serta berintegritas dalam mengelola program-program prioritas seperti Makan Bergizi Gratis, swasembada pangan, dan layanan kesehatan gratis.

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

Kemlu Angkat Bicara Soal Dugaan TPPO yang Libatkan WNI di Korea SelatanPekerja Migran Indonesia

Kemlu Angkat Bicara Soal Dugaan TPPO yang Libatkan WNI di Korea Selatan

Afifah· 31 August 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.