VOICE Indonesia
Daerah

Gubernur Jatim Khofifah Serahkan Sepenuhnya OTT Walikota Madiun ke KPK

Joko Hermanto - VOICEIndonesia.co2 menit baca
VOICE Indonesia di Google
Gubernur Jatim Khofifah Serahkan Sepenuhnya OTT Walikota Madiun ke KPK
Gubernur Jatim Khofifah Serahkan Sepenuhnya OTT Walikota Madiun ke KPK
VOICEINDONESIA.CO, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sedikit bicara ketika ditanya soal Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Wali Kota Madiun, Maidi. Ia hanya bilang menyerahkan sepenuhnya soal itu kepada KPK. Menurut Khofifah, penanganan kasus Maidi adalah kewenangan KPK. Pemerintah Provinsi Jawa Timur, kata dia, menghormati proses itu. "Kita serahkan kepada tim penegak hukum KPK," katanya di Surabaya, Rabu, 20 Januari 2026. Khofifah enggan memberikan keterangan lebih lanjut ketika ditanya soal posisi Wali Kota Madiun yang kosong setelah Maidi ditangkap KPK. Apalagi, sampai Rabu siang, KPK belum secara resmi mengumumkan status Maidi. Maidi ditangkap tim KPK di Kota Madiun dalam OTT yang dilakukan pada Senin, 19 Januari 2026. Selain Maidi, diamankan pula 14 orang lainnya. Mereka kemudian digiring ke Polres Madiun dan dilakukan pemeriksaan awal. Setelah itu, sembilan orang di antaranya, termasuk Maidi, dibawa ke kantor KPK di Jakarta untuk pemeriksaan lanjutan. Dalam upaya OTT ini, dia juga menyebut, KPK menyita barang bukti berupa uang tunai senilai ratusan juta rupiah. Maidi menjadi Wali Kota Madiun ketiga yang terjerat kasus korupsi. Sebelumnya, ada nama Djatmiko Royo Saputro dan Bambang Irianto, eks Wali Kota Madiun yang juga terseret dalam kasus korupsi. "Peristiwa tertangkap tangan ini diduga terkait dengan fee proyek dan dana CSR di wilayah Kota Madiun," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo. OTT di Kota Madiun itu adalah operasi senyap pertama yang dilakukan KPK di Jawa Timur pada tahun 2026. OTT tersebut hanya berselang dua bulan dari OTT yang dilakukan Komisi Antirasuah di Kabupaten Ponorogo pada November 2025 lalu. Di Kabupaten Ponorogo, OTT juga menyasar kepala daerah di sana, yakni Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko. Ia dan tiga orang lainnya yang terlibat sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap jual beli jabatan. Sugiri Cs sudah ditahan.(joe)

Ringkasan AI

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sedikit bicara ketika ditanya soal Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Wali Kota Madiun, Maidi. Ia hanya bilang menyerahkan sepenuhnya soal itu kepada KPK.

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

Kemlu Angkat Bicara Soal Dugaan TPPO yang Libatkan WNI di Korea SelatanPekerja Migran Indonesia

Kemlu Angkat Bicara Soal Dugaan TPPO yang Libatkan WNI di Korea Selatan

Afifah· 31 August 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.