VOICE Indonesia
Daerah

Rumah Warga Rusak Parah Akibat Diterjang Banjir Dari Gunung Bromo

Joko Hermanto - VOICEIndonesia.co2 menit baca
VOICE Indonesia di Google
Rumah Warga Rusak Parah Akibat Diterjang Banjir Dari Gunung Bromo
Rumah Warga Rusak Parah Akibat Diterjang Banjir Dari Gunung Bromo

VOICEINDONESIA CO, Probolinggo - Banjir yang melanda Desa Kedungdalem dan Desa Dringu, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, mengakibatkan sejumlah rumah warga rusak.

Salah satu yang terdampak adalah Dusun Siwalan RT 04 RW 02, Desa Kedungdalem Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, di mana beberapa rumah dilaporkan jebol akibat derasnya luapan air dari Sungai Kali Kedung Galeng.

Menurut keterangan warga setempat, jebolnya rumah-rumah tersebut disebabkan oleh parapet yang berada di Gang Siwalan tidak mampu menahan derasnya air.

Parapet tersebut rusak sepanjang 8 meter, yang mengakibatkan air meluap dan merusak rumah-rumah warga yang terletak di pinggir jalan, terutama yang bersebelahan langsung dengan pagar rumah.

"Ini plengsengan panjangnya sepuluh meter gak sanggup menahan air hingga menerjang rumah warga, lumpur dan barang-barang yang terbawa banjir pun merusak rumah kami,” kata salah satu korban banjir, Wahyu.

Hal senada juga disampaikan Budiono, Warga Desa Kedung Dalam. Sejak 2024 lalu plengsengan ini belum juga diperbaiki. Akibatnya banjir semakin parah dan jumlah rumah warga terus bertambah.

"Belum ada perhatian, belum diperbaiki. Kita berharap semoga ada tindak lanjut kami yang menjadi korban luapan sungai banjir kiriman ini mas," ujar Budiono.

📖 Baca Juga ↗BPKH Siap Bantu UMKM Ekspor ke Arab Saudi

Banjir yang terjadi pada musim penghujan ini merupakan akumulasi dari banjir yang terjadi pada musim penghujan sebelumnya.

Perlu diketahui Sungai Kedung Galeng mengalir dari Pegunungan Tengger Bromo ke sejumlah daerah di Kabupaten Probolinggo. Setiap musim penghujan datang Sungai Kedung Galeng selalu meluap dan airnya menerjang pemukiman warga.

Beruntung tidak ada korban jiwa namun kerugian materiil ditaksir ratusan juta rupiah. Akibat kondisi rumah warga yang rusak. Perabot dan isi rumah penuh dengan lumpur. Bahkan menurut mereka saat banjir menerjang pemukiman mereka, ketinggian air mencapai kurang lebih 30 centimeter.

Pasca banjir kini warga korban banjir mulai membersihkan endapan lumpur yang menggenang di pemukiman mereka.(joe)

Ringkasan AI

# Rangkuman Berita Banjir dari Sungai Kali Kedung Galeng yang berasal dari Gunung Bromo melanda Desa Kedungdalem dan Desa Dringu, Kabupaten Probolinggo, menyebabkan beberapa rumah warga rusak parah. Kerusakan terjadi karena parapet (tembok penahan) sepanjang 8 meter di Gang Siwalan tidak mampu menahan derasnya air, sehingga lumpur dan air banjir dengan ketinggian sekitar 30 cm menerjang pemukiman warga. Warga mengeluhkan bahwa parapet ini belum diperbaiki sejak 2024, padahal setiap musim penghujan tiba sungai tersebut selalu meluap dan mengakibatkan kerugian materiil ratusan juta rupiah tanpa adanya korban jiwa.

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

Jalin Kerja Sama, Kemnaker Janjikan Pelindungan Peserta Pemagangan di JepangPekerja Migran Indonesia

Jalin Kerja Sama, Kemnaker Janjikan Pelindungan Peserta Pemagangan di Jepang

Afifah· 28 August 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.