VOICEINDONESIA.CO, Bandung – Konferensi Provinsi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat untuk periode 2026-2031 telah resmi digelar pada Rabu (12/8/2026).
Perhelatan lima tahunan wadah berkumpulnya para insan pers Se-Jawa Barat ini menjadi momen krusial untuk menentukan nahkoda baru kepemimpinan PWI di tingkat provinsi. Suasana demokrasi insan pers terasa sangat kental sepanjang berjalannya rangkaian acara yang memancarkan dinamika dan semangat kebersamaan.
Sejak agenda pembukaan dimulai, ratusan wartawan dari berbagai daerah di Jawa Barat antusias memadati lokasi kegiatan untuk mengawal jalannya pemilihan. Panitia mencatat terdapat daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 755 suara yang berhak menentukan arah masa depan organisasi wartawan tertua di Indonesia ini.
Tingkat partisipasi para anggota tergolong sangat tinggi, mencerminkan besarnya kepedulian para jurnalis terhadap arah kepemimpinan organisasi.
Proses pemungutan suara berlangsung secara ketat, terbuka, dan transparan sesuai dengan tata tertib organisasi yang telah disepakati bersama. Dari total pemilik hak suara yang terdaftar, tercatat ada 56 suara yang masuk dalam kategori tidak hadir serta tidak memberikan mandat kepada anggota lain.
Meski demikian, kuorum pemilihan tetap terpenuhi dengan baik sehingga seluruh tahapan pemungutan dan penghitungan suara dapat dilaksanakan tanpa kendala berarti.
Persaingan sengit mempertemukan dua kandidat terbaik organisasi, yakni Hardiyansyah dan Tantan Sulton Bukhawan. Keduanya mengusung visi dan misi besar untuk memajukan kualitas pers serta kesejahteraan para wartawan di wilayah Jawa Barat.
Ketegangan sempat menyelimuti ruang sidang ketika proses penghitungan suara dimulai, di mana setiap lembar kertas suara dibacakan satu per satu di hadapan para saksi dan peserta konferensi.
Setelah seluruh surat suara terhitung, panitia mengumumkan bahwa total suara yang masuk dan tersalurkan dalam ajang pemilihan ini mencapai 699 suara. Hasil akhir perolehan suara menunjukkan keunggulan yang sangat dominan dari salah satu calon.
Tantan Sulton Bukhawan sukses meraih simpati mayoritas peserta konferensi dengan mengumpulkan perolehan sebanyak 444 suara.
Di sisi lain, calon ketua Hardiyansyah harus merelakan posisi puncak setelah meraih perolehan sebanyak 247 suara.
Panitia penghitungan suara juga mencatat terdapat 2 suara abstrak atau abstain dari peserta, serta 6 suara yang dinyatakan tidak sah karena tidak memenuhi kriteria penandatanganan atau pencoblosan sesuai aturan. Seluruh hasil perolehan angka tersebut disahkan langsung di hadapan para pimpinan sidang pleno.
Dengan perolehan angka yang sangat signifikan tersebut, Tantan Sulton Bukhawan dipastikan menang telak dan resmi terpilih sebagai Ketua PWI Provinsi Jawa Barat untuk masa bakti 2026-2031.
Kemenangan mutlak ini menandai kepercayaan penuh yang diberikan oleh sebagian besar insan pers di Jawa Barat kepada kepemimpinannya. Tepuk tangan riuh dan ucapan selamat dari para peserta konferensi menyambut hasil resmi penutupan pemungutan suara tersebut.
Usai penetapan hasil perolehan suara, Ketua PWI Jabar terpilih diharapkan mampu membawa angin segar serta inovasi baru bagi perkembangan dunia jurnalistik di Tanah Pasundan.
Kepemimpinan baru untuk lima tahun ke depan ini diharapkan dapat memperkuat soliditas antarwartawan, meningkatkan profesionalisme pers, serta menjaga marwah integritas jurnalistik di tengah tantangan era digital yang semakin dinamis.(as)



























