VOICEINDONESIA.CO, Padangsidimpuan – Penanganan awal korban kecelakaan lalu lintas menjadi salah satu materi edukasi yang diberikan Satlantas Polres Padangsidimpuan kepada siswa SMA Negeri 4 Padangsidimpuan dalam rangkaian Operasi Patuh Toba 2026, Kamis (5/11/2026).
Dalam kegiatan tersebut, para pelajar tidak hanya mendapat pemahaman mengenai aturan dan keselamatan berkendara, tetapi juga pembekalan pertolongan pertama terhadap korban kecelakaan yang disampaikan oleh dokter.
Pembekalan itu disertai peragaan penanganan awal korban kecelakaan oleh dokter bersama personel kepolisian. Melalui peragaan tersebut, siswa mendapat gambaran mengenai pentingnya respons awal ketika menghadapi situasi darurat di jalan raya.
Selain materi pertolongan pertama, petugas juga mengingatkan pentingnya mematuhi rambu-rambu lalu lintas, mengutamakan keselamatan berkendara, serta menjaga kedisiplinan sebagai pengguna jalan.
Kasat Lantas Polres Padangsidimpuan AKP Jonni Silalahi mengatakan, edukasi keselamatan berlalu lintas kepada kalangan pelajar penting dilakukan untuk membangun kesadaran dan kedisiplinan sejak dini.
Menurutnya, pemahaman terhadap aturan dan keselamatan berkendara diperlukan agar para pelajar menjadi pengguna jalan yang disiplin serta turut mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Untuk meningkatkan antusiasme peserta, petugas juga memberikan helm dan suvenir kepada siswa yang berhasil menjawab pertanyaan selama sosialisasi.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut melibatkan personel Satlantas, yakni Ipda Wini Simatupang, Aiptu Akhmad Ridoan Harahap, dan Aipda Mara Hodum Hasibuan.
Melalui kegiatan ini, Satlantas Polres Padangsidimpuan berharap kesadaran berlalu lintas dan kepedulian terhadap keselamatan sesama pengguna jalan semakin tumbuh di kalangan pelajar. (SS)






















