VOICE Indonesia
Daerah

Sikapi Perbedaan 1 Ramadan, Khofifah: Sama Sama Seduluran

Joko Hermanto - VOICEIndonesia.co1 menit baca
VOICE Indonesia di Google
Sikapi Perbedaan 1 Ramadan, Khofifah: Sama Sama Seduluran
Sikapi Perbedaan 1 Ramadan, Khofifah: Sama Sama Seduluran
VOICEINDONESIA.CO, Surabaya - Menyikapi perbedaan penetapan awal Ramadan 1447 Hijriyah/2026 Masehi, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh masyarakat menjaga persaudaraan. Gubernur Khofifah pada Selasa 17 Februari 2026 mengucapkan selamat menyongsong bulan suci Ramadan, baik yang mulai melaksanakan pada Rabu 18 Februari, maupun yang memulai puasa pada Kamis 19 Februari. "Selamat menyambut Ramadan 1447 Hijriah. Ada yang tarawihnya nanti malam, ada yang mungkin tarawihnya besok," katanya. Tetap menjaga tali persaudaraan, merupakan pesan yang disampaikan Gubernur Khofifah kepada seluruh umat muslim. Perbedaan awal puasa, diharapkan tidak memutus tali silaturahmi antar sesama. "Sama-sama seduluran, kita menjaga yang satu dengan yang lain, tetap membangun kebersepahaman. Jadi yang terawehnya nanti malam, atau ada yang tarawihnya besok malam, sama-sama seduluran," ujarnya. Gubernur Khofifah berharap, perbedaan tersebut tidak menganggu antar sesama muslim. Seiring doa, dipanjatkan Gubernur Khofifah atas keberkahan dan kemuliaan Ramadan bagi semua. "Mudah-mudahan Ramadan menambah keberkahan untuk kita semua, Ramadan memberikan kemuliaan untuk kita semua. Shollu alannabi Muhammad," ucap Gubernur Khofifah. Sementara itu, lembaga Falak NU meyakini hari ini belum tampak hilal, sehingga 1 Ramadan pada Kamis. Sedangkan Muhamadiyah, telah menentukan 1 Ramadan pada Rabu, berdasarkan metode hisab dan Kalender Hijriah Global Tunggal.(joe)

Ringkasan AI

**Ringkasan Berita:** Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat menjaga persaudaraan menyikapi perbedaan penetapan awal Ramadan 1447 H, di mana sebagian mulai puasa pada Rabu 18 Februari dan sebagian lainnya pada Kamis 19 Februari 2026. Perbedaan tersebut terjadi karena Muhammadiyah menetapkan awal Ramadan berdasarkan hisab pada Rabu, sementara Nahdlatul Ulama percaya hilal belum terlihat hingga Kamis. Khofifah menekankan pentingnya menjaga tali silaturahmi dan persaudaraan antar umat Muslim meskipun ada perbedaan tanggal puasa.

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

Jalin Kerja Sama, Kemnaker Janjikan Pelindungan Peserta Pemagangan di JepangPekerja Migran Indonesia

Jalin Kerja Sama, Kemnaker Janjikan Pelindungan Peserta Pemagangan di Jepang

Afifah· 28 August 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.