VOICE Indonesia
Ekonomi

Bukit Asam Segera Produksi DME Pengganti LPG

Redaksi - VOICEIndonesia.co2 menit baca
VOICE Indonesia di Google
Bukit Asam Segera Produksi DME Pengganti LPG
Bukit Asam Segera Produksi DME Pengganti LPG

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) menargetkan bisa melakukan tahap groundbreaking proyek hilirisasi Demithyl Ether (DME) pada tahun ini meskipun proses pemilihan mitra hingga kini masih berlangsung, sementara untuk persiapan lainnya sudah selesai.

Direktur Hilirisasi dan Diversifikasi Produk PTBA, Turino Yulianto mengungkapkan mulai dari cadangan hingga wilayah yang akan menjadi lokasi proyek juga sudah disiapkan.

"Kita studi sudah banyak, sudah lama. Nah ini pemerintah ingin mengakselerasi itu, jadi paralel sambil kita cari mitra, skenario pendanaan yang lagi disusun Danantara, kita lakukan groundbreaking untuk percepatan prosesnya aja. Insya Allah groundbreaking tahun ini, tahun ini secepatnya mulai," kata Turino , Senin (6/4/2026).

Kerjasama dengan Pertamina sebagai offtaker DME juga sudah dikunci dan sedang dimatangkan oleh Danantara. Sementara untuk pembangunan fisik pabrik DME sendiri menurut Turino memakan waktu paling cepat tiga tahun. Nantinya PTBA akakn memproduksi lebih dari 1 juta ton DME setiap tahun. "Kami akan start dengan 1,4 juta ton DME per tahun," ujar Turino.

Optimisme PTBA dalam mengembangkan DME tidak lepas dari proyeksi pertumbuhan bisnis perusahaan ke depan. Sepanjang tahun lalu saja perusahaan berhasil menggenjot produksi di tengah tertekannya harga batu bara.

Realisasi produksi tahun lalu tercatat sebesar 47,9 juta ton atau tumbuh 9% dibandingkan tahun 2024. Sementara penjualan juga meningkat sekitar 6% menjadi 45,4 juta ton. Dari realisasi produksi tersebut sebanyak 54% dialokasikan untuk menu kebutuhan batu bara domestik sementara sisanya 46% dialokasikan untuk pasar ekspor.

Ringkasan AI

**Rangkuman:** PT Bukit Asam (PTBA) menargetkan melaksanakan groundbreaking proyek pembangunan pabrik DME (Dimethyl Ether) sebagai pengganti LPG pada tahun ini, dengan rencana produksi mencapai 1,4 juta ton per tahun setelah konstruksi selesai dalam waktu minimal tiga tahun. Kerjasama dengan Pertamina sebagai pembeli DME sudah dikunci, sementara proses pemilihan mitra dan persiapan lainnya masih berlangsung. Optimisme PTBA didukung oleh pertumbuhan produksi batu bara yang mencapai 47,9 juta ton pada tahun lalu, naik 9% dari tahun sebelumnya.

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

Kemlu Angkat Bicara Soal Dugaan TPPO yang Libatkan WNI di Korea SelatanPekerja Migran Indonesia

Kemlu Angkat Bicara Soal Dugaan TPPO yang Libatkan WNI di Korea Selatan

Afifah· 31 August 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.