
Akhirnya PLN Bangun Pipa Gas WNTS–Pemping

Ringkasan AI
**Rangkuman:** PLN EPI secara resmi menandatangani kontrak pembangunan Pipa Gas West Natuna Transportation System (WNTS)–Pemping bersama PT Timas Suplindo pada Hari Listrik Nasional ke-80 (27 Oktober), dengan target selesai awal 2026. Proyek strategis ini bertujuan menyalurkan gas bumi dari Natuna ke sistem kelistrikan domestik, khususnya memperkuat pasokan energi di Batam dan Kepulauan Riau. Inisiatif ini merupakan komitmen konkret PLN dalam mewujudkan kemandirian energi nasional sesuai agenda Asta Cita Pemerintah dan mengurangi ketergantungan impor energi.
Powered by Ajakin.id — AI EnginePilihan Redaksi
Pekerja Migran IndonesiaJalin Kerja Sama, Kemnaker Janjikan Pelindungan Peserta Pemagangan di Jepang
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Jadwal Event Terbaru
Agenda pameran, job fair, dan seminar pilihan
Punya acara dan ingin diliput VOICE? Kerja samanya gratis — barter promosi.
Ajukan Kerja SamaKomentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Petani Sukajaya Trauma Psikologis Akibat Intimidasi Konsisten oleh PT PMC
News

Menkop: Koperasi Jangan Cuma Jadi Tempat Pinjam Uang
Ekonomi

3.500 Pelamar Berebut Seribu Lowongan di Job Fair KEK Batang
Ketenagakerjaan

Petani Sebut Konflik Lahan di Bogor Soal Reforma Agraria
News

Kewenangan Laut Pusat-Daerah Harus Jelas di RUU Kepulauan
Hukum
Editorial

Skandal SI Permit: Saat Negara Absen, Pekerja Migran Diperas hingga 145 Miliar

Risih Berita Viral, Pejabat Coba Pembungkaman Pers Terkait TPPO

Integrasi Data Real Time Perkuat Layanan Imigrasi

Asa Keadilan Bagi Korban Perdagangan Orang Mengambang

Menagih Transparansi Penanganan Kasus Perdagangan Orang di Batam
Liputan Khusus
Komentar Terbaru
Anehnya.., media bisa juga dikibulin padahal sudah jadi rahasia umum wkwk.. salam #86presisi
→ Polsek KKP Batam Bantah Isu Tebusan Kasus TPPO














