VOICE Indonesia
Ekonomi

Perjanjian Dagang Indonesia - Kanada Segera Disepakati

Sintia Nur Afifah - VOICEIndonesia.co2 menit baca
VOICE Indonesia di Google
Muhsin Syihab berbicara di podium dalam kegiatan business gathering Indonesia–Kanada yang digelar bertepatan dengan SIAL Canada 2026, dengan latar bendera Indonesia dan Kanada.
Duta Besar RI untuk Kanada, Muhsin Syihab, menyampaikan sambutan dalam forum bisnis Indonesia–Kanada di sela ajang SIAL Canada 2026 di Montreal(Foto: Voiceindonesia.co/KBRI Ottawa)

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif Indonesia dan Kanada ditargetkan mulai berlaku pada semester kedua 2026. Duta Besar RI untuk Kanada Muhsin Syihab mendorong percepatan ratifikasi ICA-CEPA agar peluang ekspor dan investasi bilateral segera terbuka lebar.

Lebih dari 100 pelaku usaha dari kedua negara berkumpul dalam Pertemuan Bisnis Indonesia-Kanada yang digelar KBRI di Montreal bertepatan dengan ajang Salon International de l'Alimentation Canada 2026 pada 29 April hingga 1 Mei 2026. Forum itu menjadi ajang strategis mempertemukan pelaku bisnis di sektor makanan dan minuman, jasa keuangan, energi, dan industri kreatif.

Muhsin menegaskan perjanjian yang ditandatangani saat kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Ottawa pada September 2025 itu membawa dampak besar bagi kedua negara jika segera diimplementasikan.

"Perjanjian ini diharapkan dapat secara signifikan mempermudah kegiatan bisnis antara Indonesia dan Kanada membuka peluang ekspor yang lebih luas bagi produk-produk Indonesia serta mendorong investasi Kanada ke Indonesia," kata Muhsin pada Sabtu (2/5/2026).

Dukungan dari pihak Kanada pun mengalir. Anggota parlemen Kanada sekaligus Sekretaris Parlemen Menteri Perdagangan Internasional Yasir Naqvi menilai ICA-CEPA bisa menjadi model kerja sama Kanada dalam menjalin kemitraan dengan negara-negara di kawasan Indo-Pasifik.

Antusiasme pelaku usaha kedua negara sangat terasa dalam forum tersebut. Sejumlah peserta bahkan mengaku sudah mendapat komitmen tindak lanjut konkret dari mitra yang mereka temui langsung di forum ini dan berharap pertemuan serupa bisa digelar secara berkala untuk terus memperkuat jejaring bisnis bilateral.

Ringkasan AI

<p>Perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif Indonesia dan Kanada ditargetkan mulai berlaku pada semester kedua 2026. Duta Besar RI untuk Kanada Muhsi

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

Kemlu Angkat Bicara Soal Dugaan TPPO yang Libatkan WNI di Korea SelatanPekerja Migran Indonesia

Kemlu Angkat Bicara Soal Dugaan TPPO yang Libatkan WNI di Korea Selatan

Afifah· 31 August 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.