
DPR Desak Pemerintah Bentuk Pusat Bantuan Hukum untuk PMI di Luar Negeri

Ringkasan AI
**Rangkuman Berita:** Komisi IX DPR RI mendesak pemerintah membentuk pusat bantuan hukum khusus untuk pekerja migran Indonesia (PMI) di luar negeri karena minimnya akses hukum yang membuat PMI rentan terhadap eksploitasi dan pelanggaran hak. Rapat pengawasan ini mengungkapkan masalah sistemik dalam pelindungan PMI mulai dari pra-penempatan, penempatan, hingga purna penempatan, termasuk praktik ilegal, kontrak tidak transparan, dan meningkatnya kasus kerja paksa serta perdagangan orang digital. DPR juga mendesak penguatan MoU dengan negara tujuan, pendampingan hukum yang berbasis HAM, serta sanksi tegas bagi agen PMI yang melanggar konvensi ILO.
Powered by Ajakin.id — AI EnginePilihan Redaksi
Pekerja Migran IndonesiaDPR Dorong Pemberdayaan Purna PMI Cegah Keberangkatan Nonprosedural
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Jadwal Event Terbaru
Agenda pameran, job fair, dan seminar pilihan
Punya acara dan ingin diliput VOICE? Kerja samanya gratis — barter promosi.
Ajukan Kerja SamaKomentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Tom Haye Digajar Kartu Merah, Indonesia Main dengan 10 Pemain
Olahraga

Sekjen Kemendagri Dorong ASN Adaptif Hadapi Era Disrupsi
News

Fikri Akui Kesulitan Menembus Pertahanan Lawan di Semifinal Asian Games
Olahraga

Dirjen PAS Ultimatum Bangunan Lapas yang Tak Sesuai Ketentuan Dibongkar
Hukum & Politik

Komisi II DPR Bakal Panggil Ombudsman Bahas Temuan di Lapas Cibinong
News
Editorial

Pintu Tunggal Agensi Menyekat Pelindungan Pekerja Migran di Malaysia

Skandal SI Permit: Saat Negara Absen, Pekerja Migran Diperas hingga 145 Miliar

Risih Berita Viral, Pejabat Coba Pembungkaman Pers Terkait TPPO

Integrasi Data Real Time Perkuat Layanan Imigrasi

Asa Keadilan Bagi Korban Perdagangan Orang Mengambang














