VOICE Indonesia
Hukum

KPK Bongkar Aliran Uang Swasta ke PPK Proyek Rel Kereta

S Nurafifa - VOICEIndonesia.coEditor: Redaksi2 menit baca
VOICE Indonesia di Google
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo
Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Budi Prasetyo(Foto: Voiceindonesia.co/Ist)

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami dugaan pemberian uang dari pihak swasta kepada Reza Maullana Maghribi, pejabat pembuat komitmen (PPK) Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Surabaya periode 2021-2022, meski status tersangka sudah disematkan sejak lama.

"Penyidik mendalami dugaan pemberian kepada RZM selaku PPK di Jawa Timur," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo pada Jumat (14/8/2026).

Untuk mengusut aliran dana tersebut, penyidik memeriksa empat saksi pada 13 Agustus 2026, yakni Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Ponorogo Sugiri Heru Sangoko, pegawai BTP Kelas I Surabaya berinisial HEL, serta dua pihak swasta berinisial YP dan ANG.

Reza sendiri merupakan salah satu tersangka dalam kasus dugaan suap proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan. Meski begitu, hingga kini KPK belum menahan yang bersangkutan.

Kasus dugaan korupsi di DJKA Kemenhub ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada April 2023. Sejak saat itu, penyidik terus mengembangkan penyidikan hingga menjerat puluhan pihak lain.

Hingga 20 Januari 2026, KPK telah menetapkan dan menahan 22 tersangka dalam perkara tersebut, termasuk anggota DPR RI periode 2019-2024 Sudewo. Selain individu, KPK juga menetapkan dua korporasi sebagai tersangka, yakni PT Istana Putra Agung dan PT KA Properti Manajemen.

Berikut daftar 22 tersangka kasus DJKA Kemenhub:

1. Direktur PT Istana Putra Agung Dion Renato Sugiarto

2. Direktur PT Dwifarita Fajarkharisma Muchamad Hikmat

3. Dirut PT KA Properti Manajemen Yoseph Ibrahim

4. VP PT KAPM Parjono

5. Direktur Prasarana Perkeretaapian Kemenhub Harno Trimadi

6. Kepala BTP Jawa Bagian Tengah Putu Sumarjaya

7. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BTP Jawa Bagian Tengah Bernard Hasibuan

8. PPK BPKA Sulsel Achmad Affandi

9. PPK Perawatan Prasarana Perkeretaapian Fadliansyah

10. PPK BTP Jawa Bagian Barat Syntho Pirjani Hutabarat

11. Direktur PT Bhakti Karya Utama Asta Danika

12. Direktur PT Putra Kharisma Sejahtera Zulfikar Fahmi

13. PPK BTP Jawa Bagian Tengah Yofi Okatrisza

14. Ketua Pokja Budi Prasetyo

15. Sekretaris Pokja Hardho

16. Anggota Pokja Edi Purnomo

17. PPK BTP Jawa Bagian Tengah Dheky Martin

18. Ketua Pokja Risna Sutriyanto

19. Komisaris PT Tri Tirta Permata Eddy Kurniawan Winarto

20. PPK di BTP Medan Muhlis Hanggani Capah

21. PPK BTP Medan Muhammad Chusnul

22. Anggota Komisi V DPR RI periode 2019-2024 Sudewo

Ringkasan AI

KPK mendalami aliran uang dari pihak swasta kepada Reza Maullana Maghribi, pejabat pembuat komitmen di Balai Teknik Perkeretaapian Surabaya. Kasus ini merupakan pengembangan dari operasi tangkap tangan April 2023 yang telah menjerat 22 tersangka, termasuk anggota DPR.

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

Panglima TNI dan Kapolri Diminta Cari "Bos" Tambang Timah IlegalNasional

Panglima TNI dan Kapolri Diminta Cari "Bos" Tambang Timah Ilegal

Redaksi VOICE· 14 August 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.