VOICE Indonesia
Hukum

KSPSI Desak Polisi Usut Pengroyokan Sebabkan Kematian Warga di Tabanan

S Nurafifa - VOICEIndonesia.coEditor: Redaksi1 menit baca
VOICE Indonesia di Google
Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea
Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea(Foto: Voiceindonesia.co/Ist)

VOICEINDONESIA.CO, Tabanan – Video seorang anak kecil menangis tersedu-sedu memanggil ayahnya yang sudah terbujur kaku viral di media sosial dan memicu perhatian luas. Sang ayah, pria berinisial KD, tewas dikeroyok massa di Tabanan, Bali setelah dituduh mencuri ayam, meninggalkan istri dan tiga anak dengan si bungsu yang masih kelas 1 SD.

Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea meminta Kapolres Tabanan mengusut tuntas kasus ini dan mencegah aksi balas dendam yang berpotensi memperkeruh situasi.

"Tindakan pencurian merupakan pelanggaran hukum tetapi pengeroyokan terduga pencuri hingga tewas tersebut juga tidak dapat dibenarkan secara hukum," kata Andi Gani, Senin (27/7/2026).

Ia meminta aparat kepolisian segera bertindak agar situasi tidak semakin memanas.

"Kami meminta aparat Polri dapat mencegah aksi balas dendam agar masalah ini tidak menjadi berkepanjangan," tegasnya.

Andi Gani mengungkapkan dua dari tiga anak KD masih menempuh pendidikan, masing-masing duduk di kelas 1 SMA dan kelas 1 SD. Ia pun telah meminta stafnya menemui keluarga untuk memberikan bantuan pendidikan bagi anak-anak yang ditinggalkan sang ayah.

Ringkasan AI

KSPSI mendesak polisi mengusut tuntas kasus pengroyokan yang menyebabkan kematian KD di Tabanan, Bali, agar tidak terjadi aksi balas dendam. KSPSI juga memberikan bantuan pendidikan bagi tiga anak KD yang ditinggalkan setelah ayah mereka tewas dikeroyok massa.

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

Belasan Kapal dan 2 Drone Dikerahkan Cari 8 Orang Hilang di Selat SundaNasional

Belasan Kapal dan 2 Drone Dikerahkan Cari 8 Orang Hilang di Selat Sunda

Kiky· 11 September 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.