VOICE Indonesia
Ketenagakerjaan

Wamenaker : Bukan Ijazah, Kompetensi Jadi Utama di Dunia Kerja

Sintia Nur Afifah - VOICEIndonesia.co2 menit baca
VOICE Indonesia di Google
Wamenaker : Bukan Ijazah, Kompetensi Jadi Utama di Dunia Kerja
Wamenaker : Bukan Ijazah, Kompetensi Jadi Utama di Dunia Kerja

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta — Dunia kerja saat ini dinilai tidak lagi menjadikan ijazah sebagai tolok ukur utama, melainkan kemampuan dan kompetensi tenaga kerja.

Penegasan itu disampaikan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, (24/4/2026).

“Dunia kerja saat ini tidak hanya melihat ijazah, tetapi juga kompetensi. Sertifikasi menjadi nilai tambah penting agar pekerja mampu bersaing dan berkembang,” ujarnya.

Ia menjelaskan penguatan kompetensi menjadi kunci agar angkatan kerja tetap adaptif di tengah perubahan industri yang berlangsung cepat.

Program tersebut, lanjut dia, dapat dilakukan melalui pelatihan vokasi, sertifikasi kompetensi, serta kerja sama dengan berbagai lembaga seperti balai pelatihan Kementerian Ketenagakerjaan, Politeknik Ketenagakerjaan, dan Badan Nasional Sertifikasi Profesi.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya hubungan industrial yang harmonis di lingkungan kerja.

Baca Juga : Menaker Soroti Minimnya Penguasaan AI di Dunia Kerja Indonesia

“Jika komunikasi berjalan baik dan semua pihak saling mendukung, maka perusahaan akan maju dan pekerja semakin sejahtera,” kata dia.

Senada, Direktur Utama PT Sucofindo Sandry Pasambuna menilai kualitas sumber daya manusia menjadi faktor utama keberlanjutan perusahaan.

“Dengan semangat kebersamaan, saling percaya, dan komitmen yang kuat, kita dapat menjaga harmoni dan masa depan perusahaan,” ujarnya. (Sin/Ri)

Pilihan Redaksi : Reformasi Perlindungan Upah Awak Kapal Perikanan Asing Taiwan

Baca Berita Lainnya di Google News

Ringkasan AI

**Rangkuman Berita:** Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menekankan bahwa dunia kerja modern tidak lagi menjadikan ijazah sebagai tolok ukur utama, melainkan kompetensi dan kemampuan tenaga kerja. Penguatan kompetensi menjadi kunci agar tenaga kerja tetap adaptif menghadapi perubahan industri yang cepat, yang dapat dilakukan melalui pelatihan vokasi, sertifikasi kompetensi, dan kerja sama dengan lembaga pelatihan. Selain itu, hubungan industrial yang harmonis dan komunikasi baik di lingkungan kerja juga sangat penting untuk kemajuan perusahaan dan kesejahteraan karyawan.

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

Jalin Kerja Sama, Kemnaker Janjikan Pelindungan Peserta Pemagangan di JepangPekerja Migran Indonesia

Jalin Kerja Sama, Kemnaker Janjikan Pelindungan Peserta Pemagangan di Jepang

Afifah· 28 August 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.