VOICE Indonesia
Ketenagakerjaan

Said Iqbal Minta Perluasan Pembebasan Pajak Penerima JHT

Sintia Nur Afifah - VOICEIndonesia.co1 menit baca
VOICE Indonesia di Google
Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh Said Iqbal
Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh Said Iqbal

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Melihat angka itu, Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan Said Iqbal meminta pemerintah memperluas kebijakan tersebut hingga menjangkau seluruh peserta tanpa terkecuali.

"JHT adalah instrumen jaminan sosial yang dirancang untuk memberikan rasa aman kepada pekerja setelah tidak lagi bekerja. Karena itu, semakin utuh manfaat yang diterima pekerja, semakin kuat pula fungsi perlindungan sosial yang ingin diwujudkan," kata Said Iqbal, Jumat (3/7/2026)

Ia menilai karena hanya sebagian kecil penerima yang masih dikenakan pajak, ada ruang untuk mengkaji dampak fiskal dan manfaat sosial jika pembebasan pajak diberlakukan menyeluruh.

"Jika mayoritas peserta telah memperoleh pembebasan pajak, maka perlu dipertimbangkan kemungkinan untuk memperluas kebijakan tersebut kepada seluruh peserta JHT sebagai bentuk penyempurnaan sistem perlindungan sosial," ucapnya.

Said berargumen pembebasan pajak JHT tidak serta-merta mengurangi penerimaan negara karena dana yang diterima pekerja secara utuh pada akhirnya akan kembali berputar ke ekonomi melalui konsumsi rumah tangga, biaya pendidikan, kesehatan, hingga modal usaha kecil.

"Saya berharap usulan pembebasan pajak JHT dapat menjadi bagian dari proses penyempurnaan kebijakan yang mempertimbangkan aspek keadilan, kemampuan fiskal negara, serta keberlanjutan sistem jaminan sosial," ujar Said.

Ringkasan AI

Data BPJS Ketenagakerjaan menunjukkan sebanyak 95,45 persen peserta yang mencairkan JHT dengan saldo di bawah Rp50 juta sudah menikmati insentif pajak 0 persen sepanjang Januari hingga Mei 2026. Itu berarti 1.645.469 dari total 1.723.910 klaim yang dibayarkan sudah bebas pajak. Melihat angka itu, Pe

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

Kemlu Angkat Bicara Soal Dugaan TPPO yang Libatkan WNI di Korea SelatanPekerja Migran Indonesia

Kemlu Angkat Bicara Soal Dugaan TPPO yang Libatkan WNI di Korea Selatan

Afifah· 31 August 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.