VOICE Indonesia
Ketenagakerjaan

Bersih-Bersih Kemnaker Usai Dihantam Isu Korupsi K3

Sintia N.A - VOICEIndonesia.co2 menit baca
VOICE Indonesia di Google
Bersih-Bersih Kemnaker Usai Dihantam Isu Korupsi K3
Bersih-Bersih Kemnaker Usai Dihantam Isu Korupsi K3
VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan komitmennya melakukan transformasi birokrasi yang anti korupsi melalui rotasi sejumlah pegawai. Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli menegaskan bahwa tidak ada toleransi bagi pegawai yang terlibat praktik korupsi. “Kalau ada pegawai yang terindikasi korupsi, maka akan saya copot tanpa pandang bulu,” tegasnya saat melantik pejabat pengawas dan fungsional, sekaligus menyerahkan sejumlah surat perintah dan penugasan di Direktorat Jenderal Binwasnaker dan K3 Kemnaker, Jakarta, Kamis (4/9/2025). Baca Juga: Kemnaker Teken Kerja Sama ISS Indonesia Tingkatkan Pelindungan Hak Pekerja Ia menjelaskan, langkah tegas ini sejalan dengan upaya menegakkan integritas dan tata kelola pemerintahan yang bersih. Ia pun mengingatkan, pegawai yang terbukti terlibat langsung akan dicopot, sementara yang terlibat tidak langsung akan dirotasi. Jika kemudian hari terbukti bersalah, maka akan diproses sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Baca Juga: Buruh dan Pengusaha Perkuat Hubungan Industrial “Korupsi bukan hanya soal merugikan keuangan negara, tetapi juga bisa berbentuk suap-menyuap, penggelapan, pemerasan, benturan kepentingan dalam pengadaan, hingga gratifikasi. Semua ini harus kita perangi bersama,” ujarnya. Menaker juga mengajak seluruh direktorat di lingkungan Kemnaker untuk menjaga marwah dan kebanggaan institusi. “Ayo kita bekerja sama, kita kolaborasi memerangi korupsi. Misi saya adalah menegakkan kembali kebanggaan dan marwah Kemnaker,” katanya. Baca Juga: Selain Wamenaker, 10 Orang Juga Jadi Terangka KPK Kasus K3 Adapun pejabat yang dilantik terdiri atas Pejabat Pengawas (Eselon IV), yakni Kasubbag TU Direktorat Bina Kelembagaan K3 dan Kasubbag TU Direktorat Bina Pengujian K3, serta satu orang Pejabat Fungsional Penguji K3 Ahli Muda. Selain itu, turut diserahkan Surat Perintah PLT dan PLH kepada sejumlah pejabat Dirjen Binwasnaker serta surat penugasan koordinator, subkoordinator, dan penataan pegawai. Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel Ebenezer sebagai tersangka pemerasan pengurusan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). KPK menyangka Immanuel dan 10 orang lainnya dari Kemnaker dan Perusahaan Jasa Keselamatan dan Kesehatan Kerja (PJK3) dengan pasal pemerasan. Adapun modus yang diduga terjadi yaitu pihak Kemenaker memperlambat, mempersulit, serta tidak memproses permohonan sertifikat K3, bahkan ketika persyaratan lengkap. Pemberian uang menjadi pelicin atau syarat untuk mempercepat layanan.

Ringkasan AI

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan komitmennya melakukan transformasi birokrasi yang anti korupsi melalui rotasi sejumlah pegawai. Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli menegaskan bahwa tidak ada toleransi bagi pegawai yang terlibat praktik korupsi.

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

Jalin Kerja Sama, Kemnaker Janjikan Pelindungan Peserta Pemagangan di JepangPekerja Migran Indonesia

Jalin Kerja Sama, Kemnaker Janjikan Pelindungan Peserta Pemagangan di Jepang

Afifah· 28 August 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.