VOICEINDONESIA,JAKARTA – Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani jalin kerjsama dengan Duta Besar Qatar Untuk Indonesia terkait penempatan dan pelindungan Pekerja Migran Indonesia.
“Pertemuan dengan Duta Besar Qatar Untuk Indonesia, Miss Fawziya Edrees Salman Al-Sulaiti merupakan sebuah kehormatan besar. Dalam pertemuan saya mendorong terjalinnya kerjasama yang semakin kuat antar kedua negara melalui Memorandum of Understanding (MoU) mengenai penempatan dan pelindungan Pekerja Migran Indonesia yang selama ini belum dilakukan,” kata benny Rhamdani di akun facebook @benny rhamdani Kamis (11/11/2021)
“Selain itu, dengan SDM Indonesia yang terampil dan profesional saya berharap Qatar yang saat ini sedang mempersiapkan diri menjadi tuan rumah World Cup 2022 yang tentu saja akan membutuhkan pekerja migran, sektor-sektor seperti konstruksi, kesehatan dan lainnya dapat diisi oleh SDM Indonesia,” kata Benny
Benny menjelaskan bahwa selama ini penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke Qatar masih tergolong sedikit.
“Selama ini jumlah PMI di Qatar masih tergolong sedikit, oleh karenanya saya berharap di masa mendatang jumlah ini dapat ditambah,” harap Benny

Duta Besar Negara Qatar untuk Republik Indonesia menyampaikan ke public bahwa ada pertemuan bersama kepala badan perlindungan pekerja migran indonesia (BP2MI) yang berlangsung pada hari Rabu (10/11/2021) di Kawasan Mega Kuningan, JI. DR Ide Anak Agung Gde Agung Blok E 2.3 No.4, Kuningan Timur, Setiabudi, RT.1/RW.2, Kuningan, Kuningan Tim., Kecamatan Setiabudi, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta.
“Duta Besar Negara Qatar untuk Republik Indonesia, H.E. Ibu Fawziya Al-Sulaiti, hari ini, di kantornya, bertemu dengan Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI ) Bpk. Benny Rhamdani, dan Wakil Ketua Wilayah Eropa dan Timur Tengah Bpk. Achmad Kartiko," tulis official Twitter account of the Embassy of the State of Qatar in Jakarta @QatarEmb_JKT (10/11/2021) (red)



























