VOICE Indonesia
Ketenagakerjaan

BP3MI Sulut Bantu Pulangkan PMI Non-Prosedural dari Oman

Abdulloh Hilmi - VOICEIndonesia.co2 menit baca
VOICE Indonesia di Google
BP3MI Sulut Bantu Pulangkan PMI Non-Prosedural dari Oman
BP3MI Sulut Bantu Pulangkan PMI Non-Prosedural dari Oman
VOICEINDONESIA.CO, Ternate – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sulawesi Utara (Sulut) memfasilitasi kepulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) berinisial FM yang menjadi korban kekerasan di Oman. FM dipulangkan ke kampung halamannya di Desa Babang, Kecamatan Bacan Timur, Kabupaten Halmahera Selatan, Minggu (10/8/2025). Kepala BP3MI Sulawesi Utara, M Syachrul Afriyadi turut mengantar langsung kepulangan FM. “Ibu FM adalah Pekerja Migran Indonesia yang terkendala dari Oman. Hal ini terjadi karena rendahnya penjangkauan informasi masyarakat dan kurangnya pemahaman tentang prosedur kerja ke luar negeri,” ungkap Syachrul. Syachrul mengimbau masyarakat agar bekerja ke luar negeri melalui jalur resmi demi keamanan. Ia menyebutkan dalam waktu dekat Kantor Pos Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) akan dibentuk di Maluku Utara. “Ini bentuk kepedulian pemerintah untuk melindungi masyarakat di sini,” tambahnya. FM diketahui berangkat ke Oman pada 2024 tanpa prosedur resmi. Selama enam bulan bekerja, ia mengalami kekerasan fisik, kekurangan makanan, serta tidak menerima upah sesuai perjanjian, meski telah berganti majikan sebanyak tiga kali. Tidak tahan dengan kondisi tersebut, FM melarikan diri ke KBRI Muscat dan kemudian dipulangkan ke Indonesia. Setibanya di Jakarta, FM ditampung sementara di Shelter Rumah KP2MI sebelum diterbangkan ke Maluku Utara. Kasus ini menambah daftar panjang korban perdagangan orang akibat rendahnya kesadaran berangkat kerja secara prosedural. Pemerintah berkomitmen meningkatkan sosialisasi hingga ke daerah pedesaan untuk mencegah kasus serupa terulang.

Ringkasan AI

Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sulawesi Utara (Sulut) memfasilitasi kepulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) berinisial FM yang menjadi korban kekerasan di Oman. FM dipulangkan ke kampung halamannya di Desa Babang, Kecamatan Bacan Timur, Kabupaten Halmahera Selatan, Minggu (10/8/2025).

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

Jalin Kerja Sama, Kemnaker Janjikan Pelindungan Peserta Pemagangan di JepangPekerja Migran Indonesia

Jalin Kerja Sama, Kemnaker Janjikan Pelindungan Peserta Pemagangan di Jepang

Afifah· 28 August 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.