VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Program ini dirancang agar pelatihan vokasi bisa dijangkau masyarakat tanpa terkendala jarak. Pelaksanaannya melibatkan jaringan BBPVP, BPVP, Satuan Pelayanan, hingga UPTD di puluhan kota, mulai dari Bandung, Makassar, Medan, Semarang, Serang, Ambon, Banyuwangi, Kendari, Samarinda, Surakarta, hingga Ternate.
"Pelatihan ini dirancang agar akses pelatihan vokasi dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas dan lebih dekat dengan domisili masing-masing, sehingga peserta dapat mengikuti pelatihan tanpa terkendala jarak maupun akses lokasi," kata Menaker Yassierli di Jakarta, Jumat (29/5/2026).
Peserta yang lolos seleksi akan mendapatkan sejumlah fasilitas lengkap tanpa biaya, meliputi pelatihan dan makan siang gratis, bantuan transportasi, perlindungan BPJS Ketenagakerjaan untuk JKK dan JKM, sertifikat pelatihan, sertifikat kompetensi BNSP, serta fasilitas asrama bagi yang memenuhi kriteria.
Pendaftaran dibuka melalui portal SIAPkerja dan Skillhub Kemnaker hingga 9 Juni 2026. Proses seleksi peserta dijadwalkan berlangsung pada 10 hingga 17 Juni 2026, dengan pengumuman hasil seleksi pada 18 Juni 2026.
"Pada Batch 2 ini, Kemnaker menargetkan sebanyak 30 ribu peserta," ujar Yassierli.
Kick off dan orientasi program dijadwalkan pada 22 Juni 2026. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah mempercepat pemerataan kompetensi tenaga kerja muda di tengah tekanan ketenagakerjaan akibat pelemahan ekonomi global yang masih berlangsung.



























