VOICE Indonesia
Ketenagakerjaan

Jakarta Disiapkan Jadi Pusat Pengembangan PMI Berkualitas, Ini Alasannya

Afifah - VOICEIndonesia.co2 menit baca
VOICE Indonesia di Google
Jakarta Disiapkan Jadi Pusat Pengembangan PMI Berkualitas, Ini Alasannya
Jakarta Disiapkan Jadi Pusat Pengembangan PMI Berkualitas, Ini Alasannya
VOICEINDONESIA.CO, Jakarta - Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin menilai Provinsi DKI Jakarta memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pengembangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) profesional. Menurutnya, DKI Jakarta memiliki fasilitas pelatihan lengkap dan sumber daya manusia yang unggul. Hal ini disampaikan saat menandatangani nota kesepahaman (MoU) antara Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, yang dilakukan langsung oleh Menteri Mukhtarudin dengan Gubernur Pramono Anung di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (29/10/2025). “DKI memiliki kesiapan SDM dan sarana pelatihan yang lengkap. Kami ingin menjadikan DKI sebagai contoh daerah yang mampu menyiapkan tenaga kerja migran yang kompeten, aman, dan berdaya saing,” ujar Mukhtarudin. Baca Juga: DPR RI Tegaskan UU Pers Tidak Bertentangan dengan UUD 1945 Mukhtarudin menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat ekosistem penyiapan pekerja migran dari hulu hingga hilir, mulai dari pelatihan, sertifikasi keahlian, hingga perlindungan di luar negeri. “Kami ingin pekerja migran Indonesia tidak hanya unggul dari sisi kuantitas, tetapi juga kualitas. Dunia kerja luar negeri kini menuntut tenaga profesional di berbagai sektor, bukan lagi hanya di sektor domestik,” ujar Mukhtarudin. Ia menambahkan bahwa kebutuhan tenaga kerja global telah bergeser dari sektor low skill menuju medium-high skill, sehingga peningkatan kompetensi menjadi hal utama. Baca Juga: Program MBG Jadi Prioritas Dievaluasi Prabowo KemenP2MI juga terus memperluas kolaborasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan pelatihan dan perlindungan pekerja migran berjalan maksimal. Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyambut baik kerja sama tersebut dan menegaskan komitmen Pemprov DKI dalam mendukung penyiapan tenaga kerja profesional di berbagai sektor potensial. “Kami akan fokus menyiapkan tenaga kerja di bidang pengelasan, perhotelan, dan industri lainnya yang membutuhkan keahlian menengah hingga tinggi,” kata Pramono. Pemprov DKI juga berencana memperluas kerja sama penempatan tenaga kerja profesional ke sejumlah negara seperti Jepang, Korea Selatan, Eropa, hingga Tiongkok.

Ringkasan AI

**Rangkuman:** Menteri P2MI Mukhtarudin dan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menandatangani MoU untuk menjadikan Jakarta sebagai pusat pengembangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) berkualitas. Langkah ini strategis mengingat DKI Jakarta memiliki fasilitas pelatihan lengkap dan SDM unggul untuk menghasilkan tenaga kerja profesional yang kompetitif di pasar global. Kerja sama mencakup pelatihan, sertifikasi keahlian, hingga perlindungan migran di luar negeri, dengan fokus pada sektor medium-high skill seperti pengelasan, perhotelan, dan industri lainnya untuk penempatan ke Jepang, Korea, Eropa, dan Tiongkok.

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

Jalin Kerja Sama, Kemnaker Janjikan Pelindungan Peserta Pemagangan di JepangPekerja Migran Indonesia

Jalin Kerja Sama, Kemnaker Janjikan Pelindungan Peserta Pemagangan di Jepang

Afifah· 28 August 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.