VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Direktur Jenderal Binalavotas Kemnaker Darmawansyah mengajak masyarakat usia kerja memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing di pasar kerja. Pelatihan diselenggarakan melalui BBPVP, BPVP, Satpel, serta UPTD di berbagai daerah.
"Program Pelatihan Vokasi Nasional menjadi bagian dari komitmen Kemnaker dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia," kata Darmawansyah dalam keterangannya, Sabtu (20/6/2026).
Calon peserta wajib memiliki akun SIAPkerja dan memilih program pelatihan sesuai minat. Peserta juga dapat mengisi Asesmen Kecocokan Kerja dan Asesmen Penilaian Diri yang bersifat opsional sebelum mendaftar.
Tahapan seleksi dimulai dari pendaftaran hingga 9 Juli 2026 pukul 23.59 WIB, dilanjutkan proses seleksi dan wawancara pada 10-15 Juli 2026. Peserta yang lolos seleksi diumumkan pada 16 Juli 2026 dan kickoff pelatihan dijadwalkan berlangsung 20 Juli 2026.
Darmawansyah menjelaskan peningkatan kompetensi tenaga kerja menjadi faktor penting menjawab kebutuhan dunia usaha dan industri yang terus berkembang.
"Kami ingin memastikan masyarakat memiliki akses yang lebih luas terhadap pelatihan kerja yang berkualitas," ujarnya.
Darmawansyah berharap masyarakat memanfaatkan program ini sebagai sarana meningkatkan keterampilan untuk memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha mandiri.
"Pelatihan vokasi merupakan investasi, semakin tinggi kompetensi yang dimiliki semakin besar pula peluang memperoleh pekerjaan yang layak," tegasnya.



























