VOICE Indonesia
Ketenagakerjaan

KJRI Cape Town Beri Penyuluhan Pelindungan ABK WNI di Luar Negeri

Afifah - VOICEIndonesia.co2 menit baca
VOICE Indonesia di Google
KJRI Cape Town Beri Penyuluhan Pelindungan ABK WNI di Luar Negeri
KJRI Cape Town Beri Penyuluhan Pelindungan ABK WNI di Luar Negeri

VOICEIndonesia.co, Jakarta - Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Cape Town, Afrika Selatan, menggelar penyuluhan terkait pelindungan dan keselamatan untuk anak buah kapal (ABK) WNI yang bekerja di luar negeri.

Menurut pernyataan tertulis di Jakarta, penyuluhan yang digelar pada Minggu waktu setempat tersebut dihadiri seratusan ABK WNI yang bekerja di sejumlah kapal penangkap ikan berbendera Korea Selatan, Ukraina, Taiwan, dan Belize yang tengah bersandar di Cape Town.

“Selain memperkuat tali silaturahim antara ABK dan KJRI, acara ini juga menjadi forum konsultasi untuk menampung permasalahan yang dihadapi ABK guna dicarikan solusinya,” kata Konsul Jenderal RI di Cape Town, Tudiono.

Oleh karena itu, ia mendorong ABK tidak segan mengutarakan permasalahan yang dihadapi kepada pihak KJRI baik melalui aplikasi percakapan daring maupun ketika bertemu langsung, seperti saat agenda penyuluhan itu.

Baca Juga: Mendag Lepas Ekspor Delapan Kontainer Baja Lapis ke Tiga Negara

Sementara, Konsul Protokol dan Konsuler KJRI Cape Town Faiez Maulana dalam paparannya mengatakan, ABK harus memerhatikan masa izin tinggal sementara yang tertera di paspor mereka saat bersandar di Cape Town.

Hal itu harus diperhatikan meski setiap ABK akan dibantu oleh agen saat menangani izin tinggal sementara di kala mereka mengurus keperluan kapal untuk kembali berlayar, seperti air bersih dan makanan, yang dapat memakan waktu antara sepekan hingga sebulan.

“Kelalaian dalam memperhatikan masa izin tinggal sementara tersebut dapat menyebabkan para ABK overstay, akibatnya bisa dideportasi ke Indonesia,” kata Faiez.

Konsul Faiez turut menyarankan ABK mengunduh aplikasi daring “Safe Travel” yang dapat membantu mereka mengetahui informasi dan kondisi negara tujuan.

Aplikasi tersebut memiliki fitur “tombol darurat” yang akan menghubungkan penggunanya dengan perwakilan RI terdekat jika mengalami kegawatan, ucap dia.

Selain memberi penyuluhan, KJRI Cape Town juga membagikan paket logistik berupa vitamin, alat kebersihan, jaket parasut, sepatu but, serta makanan Indonesia, kepada ABK peserta penyuluhan.*

Ringkasan AI

Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Cape Town, Afrika Selatan, menggelar penyuluhan terkait pelindungan dan keselamatan untuk anak buah kapal (ABK) WNI yang bekerja di luar negeri. Menurut pernyataan tertulis di Jakarta, penyuluhan yang digelar pada Minggu waktu setempat tersebut dihadiri seratusan ABK WNI yang bekerja di sejumlah kapal penangkap ikan berbendera Korea Selatan, Ukraina, Taiwan, dan Belize yang tengah bersandar di Cape Town.

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

Kemlu Angkat Bicara Soal Dugaan TPPO yang Libatkan WNI di Korea SelatanPekerja Migran Indonesia

Kemlu Angkat Bicara Soal Dugaan TPPO yang Libatkan WNI di Korea Selatan

Afifah· 31 August 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.