VOICE Indonesia
Ketenagakerjaan

Menteri Karding Bentuk Sistem Akreditasi dan Sertifikasi P3MI

Afifah - VOICEIndonesia.co2 menit baca
VOICE Indonesia di Google
Menteri Karding Bentuk Sistem Akreditasi dan Sertifikasi P3MI
Menteri Karding Bentuk Sistem Akreditasi dan Sertifikasi P3MI

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta - Tepat pada peringatan Hari Migran Internasional, Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) meluncurkan logo baru, Rabu, (18/12/2024) di Jakarta.

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding berharap dengan adanya logo baru dapat memberikan semangat untuk melakukan gerakan baru dalam kebersamaan mencapai tujuan untuk pelayanan pelindungan PMI.

Dihadiri 481 Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI), Menteri Karding menyebut bahwa banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan Bersama.

Baca Juga: Temui Dubes Korea Selatan, Wamen P2MI Bahas Roster Skema G to G

"Kita ditantang untuk memperbaiki tata Kelola penempatan pelindungan, pelayanan, perekrutan, skema pembiayaan, membangun literasi keuangan dan membangun mental pekerja migran Indonesia yang profesional yang akan bekerja ke luar negeri," jelas Menteri karding.

Menurut Menteri Karding segala masalah bisa diselesaikan dengan bekerja sama dan kolaborasi.

Baca Juga: Kaporli Soroti Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan

Adapun arahan Presiden Prabowo terhadap Menteri P2MI yaitu berfokus pada kualitas pelindungan PMI dan memaksimalkan penempatan PMI terampil untuk peningkatan kesejahteraan PMI yang pada gilirannya berdampak terhadap kenaikan devisa.

Menteri Karding juga akan membuat sistem untuk P3MI demi tata kelola yang baik.

"Langkah pertamanya dengan melakukan akreditasi, lalu langkah kedua melakukan sertifikasi seluruh pegawainya. Semua berjalan bersama demi satu tujuan Pekerja Migran Indonesia yang terlindungi,” tegas Karding.

Ringkasan AI

**Rangkuman:** Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding meluncurkan logo baru KP2MI pada Hari Migran Internasional (18/12/2024) dan mengumumkan pembentukan sistem akreditasi dan sertifikasi untuk 481 Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI). Menteri Karding menekankan pentingnya kolaborasi untuk memperbaiki tata kelola penempatan, pelayanan, perekrutan, dan membangun profesionalisme pekerja migran Indonesia. Langkah ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo untuk fokus pada kualitas pelindungan PMI dan meningkatkan penempatan PMI terampil guna meningkatkan kesejahteraan dan devisa negara.

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

Kemlu Angkat Bicara Soal Dugaan TPPO yang Libatkan WNI di Korea SelatanPekerja Migran Indonesia

Kemlu Angkat Bicara Soal Dugaan TPPO yang Libatkan WNI di Korea Selatan

Afifah· 31 August 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.