VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Mukhtarudin menilai penghargaan yang diberikan Presiden Prabowo kepada Modi merupakan langkah diplomatik yang sangat strategis dan tepat karena membuka ruang kolaborasi lebih luas termasuk dalam sektor ketenagakerjaan.
"Penghargaan ini adalah simbol apresiasi tertinggi atas komitmen PM Modi dalam membangun hubungan yang kuat dengan Indonesia, sinergi ini menjadi fondasi kokoh untuk mempererat kerja sama di berbagai lini termasuk peluang penguatan tata kelola dan pelindungan pekerja migran," kata Mukhtarudin dalam keterangannya, Rabu (8/7/2026).
Mukhtarudin menjelaskan kepemimpinan Modi tidak hanya memperkuat hubungan bilateral kedua negara hingga mencapai level kemitraan strategis komprehensif tetapi juga membuka ruang kolaborasi yang lebih luas. Dalam kunjungan kenegaraan tersebut kedua negara juga menyepakati sejumlah MoU di bidang kesehatan, teknologi, energi, hingga penguatan kerja sama ekonomi dan investasi.
"Kerja sama komprehensif yang disaksikan langsung oleh kedua pemimpin negara ini membuka peluang besar bagi transfer teknologi dan peningkatan kualitas SDM Indonesia," ujarnya.
Mukhtarudin juga mengapresiasi aspek historis dari penghargaan tersebut mengingat penghargaan serupa pernah dianugerahkan kepada PM pertama India Jawaharlal Nehru. Kontinuitas hubungan baik tersebut dinilai menjadi modal berharga bagi Indonesia di panggung internasional.
Bintang Republik Indonesia Adipurna merupakan tanda kehormatan sipil tertinggi yang diberikan negara kepada tokoh yang dinilai berjasa luar biasa dalam mempererat hubungan bilateral atau memberikan kontribusi penting bagi kepentingan bangsa Indonesia.
"Ke depan kami berharap hubungan baik Indonesia-India juga berdampak positif pada perluasan pasar kerja formal dan peningkatan pelindungan bagi tenaga kerja Indonesia di tingkat global," tegasnya.



























